Peristiwa

Gara-gara BBM Tumpah, Warung Kopi dan Kios Hangus Terbakar

Tuban (beritajatim.com) – Bangunan yang dijadikan warung kopi dan juga kios milik Nofi Sunardiyanto (33), di pinggir jalan Desa Semanding, Kecamatan Semanding, Kabupaten Tuban hangus terbakar hingga rata dengan tanah berserta dengan semua isinya, Rabu (2/12/2020).

Beruntung tidak sampai ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran yang menghanguskan bangunan warung dan kios yang terbuat dari kayu tersebut meski pada saat itu pemilik warung sedang berada di dalam. Akibat kejadian itu ditaksir kerugian mencapai jutaan rupiah.

Dari informasi yang dihimpun beritajatim.com, peristiwa kebakaran warung dan kios milik Nofi itu berawal saat istri dari korban sedang memasak air. Yang mana pada saat itu di warung kopi miliknya sudah terdapat pelanggan yang memasan kopi dan akan dibuatkan oleh istri korban itu.

“Awalnya istri korban sedang memasak air untuk membuat kopi. Tiba-tiba botol yang berisikan bensin (BBM) tumpah dan kemudian api menyambar bensin itu,” terang AKP Edi Purnomo, Kapolsek Semanding, Polres Tuban.

Karena bahan bakar minyak (BBM) yang tumpah dan mengarah ke kompor itu membuat api dengan cepat langsung membesar. Kemudian membakar semua barang-barang yang ada di dalam warung serta menghanguskan bangunan warung berukuran 3 X 4 meter itu.

“Setelah terjadi kebakaran, korban dan istrinya segera keluar dari warung dan segera minta pertolongan kepada warga sekitar. Kemudian setelah adanya laporan itu petugas dari Polsek Semanding dan anggota Koramil Semanding langsung datang ke TKP,” tambahnya.

Sementara itu, untuk memadamkan api dari kebakaran warung itu satu unit mobil PMK dan satu tangki suplay air diterjunkan ke lokasi kebakaran warung tersebut. Karena kondisi api yang membakar warung itu dengan cepat membesar, petugas PMK dari BPBD Tuban langsung melakukan pemadaman dan kemudian pembasahan di sekitar lokasi kebakaran itu.

“Tidak sampai ada korban jiwa maupun korban luka dalam kejadian itu. Untuk kerugian material dari warung yang terbakar itu ditaksir sekitar Rp 15 juta,” pungkasnya. [mut/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar