Peristiwa

Ganggu Pertumbuhan Padi, Warga Ini Tutup Lampu PJU dengan Sak Beras

Tuban (beritajatim.com) – Sejumlah warga yang biasa melewati jalan Raya Desa Sendang, Kecamatan Senori, Tuban, sempat dibikin resah dengan kondisi jalan yang gelap lantaran keberadaan lampu Penerangan Jalan ditutup dengan karung sak beras, Jumat (7/2/2020).

Awalnya, sejumlah warga sempat mengira jika kondisi jalan gelap akibat lampu PJU mati atau rusak. Namun, setelah dilihat ternyata keberadaan lampu itu kondisinya ditutup menggunakan karung sak beras oleh orang tidak bertanggungjawab.

Informasi yang dihimpun beritajatim.com, kejadian itu sudah sejak tiga hari terakhir. Mengetahui hal itu, kemudian warga melaporkan ke Polsek Senori, Polres Tuban.

“Awalnya ada warga yang melaporkan adanya lampu Penerangan Jalan wilayah Desa Sendang ke Utara arah ke Singgahan telah ditutup karung oleh seseorang. Kemudian kita langsung melakukan penyelidikan,” terang AKP Musa Bakhtiar, Kapolsek Senori, Polres Tuban.

Petugas yang melakukan pengecekan di lapangan, ditemukan ada dua PJU yang dibungkus sak itu. “Ini dilaporkan warga karena mengakibatkan jalan gelap dan merugikan para pengendara maupun masyarakat yang melintas serta membahayakan pengguna jalan,” lanjut AKP Musa Bakhtiar yang langsung turun di lapangan merespons laporan warga itu.

Dari hasil penyelidikan, diketahui yang melakukan itu adalah LK, warga setempat. “Alasan lampu PJU itu ditutup menggunakan sak karena dinilai mengganggu pertumbuhan padi. Setelah tahu orangnya, akhirnya kita amankan yang bersangkutan,” pungkasnya.

Sementara itu, Polsek Senori langsung melakukan koordinasi dengan pihak desa untuk mencari solusinya. “Awalnya yang memasang sak di lampu PJU itu sepakat dengan solusi jalan tengah itu. Namun, malam ini yang bersangkutan kabur dan menyuruh orang untuk melepas sak yang menutupi lampu itu,” pungkasnya.[mut/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar