Peristiwa

Gali Tanah, Warga Kediri Temukan Arca Tanpa Kepala

Kediri (beritajatim.com) – Menggali tanah di belakang rumahnya, Sutomo, warga Desa Pagu, Kecamatan Wates, Kabupaten Kediri menemukan sejumlah benda sejarah yang diduga peninggalan Kerajaan Kediri. Benda-benda tersebut berupa dua buah arca dan yoni.

Benda temuan tersebut dalam kondisi tidak utuh. Seperti arca tanpa kepala, dan pahatan di badan serta tangannya mulai memudar.

Menurut Sutomo, benda-benda bersejarah itu ditemukan tertimbun tanah sedalam kurang lebih 2 meter. Saat itu, ia sedang menggali tanah untuk membangun dapur rumah. Alangkah terkejutnya Sutomo mendapati arca tanpa kepala itu yang tertimbun tanah.

“Saat itu sedang menggali tanah untuk membangun dapur, tiba – tiba di kedalaman 2 meter menemukan arca dengan kondisi kepal sudah tidak ada,” kata Sutomo, Senin (21/9/2020).

Tidak hanya arca dan yoni, Sutomo juga menemukan benda sejarah lainnya. Ada batu bata kuno dan gerabah yang ditemukan di lokasi yang sama. Sementara di lokasi persawahan yang tidak jauh dari rumahnya juga ditemukan batu andesit dan batu bintang. Benda-benda itu sudah diamankan di Kantor Desa Pagu.

Terpisah, Masfuad Zhian El Hidayatullah, Staf Pemerintah Desa Pagu membenarkan penemuan benda-benda bersejarah itu. Bahkan, menurutnya, jauh sebelum penemuan Sutomo, benda-benda serupa juga ditemukan warga. Seperti, batu gilang, kamuncak, pecahan gerabah, serta umpak.

“Di Desa Pagu telah banyak benda diduga peninggalan purbakala, sebagain diamankan di Kantor Desa, namun sebagian masih di tempat asalnya,” ungkap Masfuad. [nm/ted].



Apa Reaksi Anda?

Komentar