Peristiwa

Fuad Amin Meninggal, RSUD Dr Soetomo Dijaga Polisi

Polisi berjaga di depan hall graha Amerta

Surabaya (beritajatim.com) – RKH Fuad Amin Imron dinyatakan meninggal dunia pada 16.02 tadi sore di Graha Amerta RSUD Dr Soetomo, Senin (16/9/2019). Saat ini jenazah masih belum dipulangkan ke rumah duka.

Gedung Graha Amerta dijaga ketat oleh pihak kepolisian dan pejabat Kemenkum HAM, beberapa polisi pun terlihat siaga di depan hall. Pasalnya, Fuad Amin masih berstatus sebagai terpidana kasus korupsi oleh KPK dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT) di rumahnya dan divonis 13 tahun.

Sedangkan jenazah Fuad Amin yang dinyatakan meninggal karena komplikasi dan penyakit tua oleh dr Henrian D Subagio, Direktur Penunjang Medik RSUD Dr Soetomo masih berada di kamar perawatan di lantai 6.

“Baru boleh pulang setelah 2 jam dari perawatan jenazah,” ujar dr Henrian, Senin (16/9/2019).

Selain itu, saat ini Almarhum Fuad Amin mendapatkan kunjungan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa sebagai penghormatan terakhir.

Fuad Amin sempat mendapatkan perawatan di RSUD Sidoarjo selama beberapa hari sebelum dirujuk ke RSUD Dr Soetomo pada tanggal 14 September kemarin. RSUD Dr Soetomo pun sudah menyiapkan ambulan dan tim untuk mengantar jenazah pulang ke rumah duka. [adg/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar