Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Festival Kali Brantas, Upaya Budayawan Kota Malang Jaga Ekosistem Sungai

Larung Sesaji Labuh Kali, rangkaian kegiatan di Festival Kali Brantas

Malang (beritajatim.com) – Festival Kali Brantas berlangsung di tujuh kampung tematik digelar oleh budayawan dan masyarakat Kota Malang. Ketujuh kampung tersebut merupakan kampung yang dialiri sungai Brantas, yaitu Kampung Keramik Dinoyo, juga di Kampung Gerabah Penanggungan, Kampung Putih Klojen, Kampung Biru Arema dan Kampung Tridi serta Kampung Warna-Warni Jodipan.

Ki Demang, Ketua Forkom Pokdarwis Kota Malang menjelaskan jika festival ini dalam rangka peringatan Hari Sungai Nasional. “Kegiatan Ini dilakukan dalam rangka memperingati Hari Sungai Nasional yang jatuh pada 27 Juli, ini kegiatan pertama kali dan diharapkan terus rutin setiap tahunnya.” Papar Ki Demang saat diminta keterang pada Selasa (26/07/2022).

Ki Demang berharap, keberadaan festival ini bisa membangun kesadaran masyarakat akan peduli lingkungan juga perhatian pada kondisi sungai. Di sisi lain, festival ini dapat membawa dampak positif bagi lahirnya kampung tematik agar dikenal dan dikunjungi wisatawan.


“Kesadaran itu kita tumbuhkan bersama sehingga masyarakat tidak membuang sampah sembarangan. Dan akan memanfaatkan sungai menjadi sumber kehidupan mereka,” terangnya.

Larung Sesaji Labuh Kali, rangkaian kegiatan di Festival Kali Brantas

Pihaknya juga berencana menggelar Festival Kali Brantas di tahun-tahun yang akan datang dengan cakupan yang lebih luas. Tidak hanya di Kota Malang saja, namun juga di wilayah Jawa Timur lain yang dialiri Sungai Brantas.

“Tahun selanjutnya kegiatan semacam ini berharap bisa rutin bersama Kota Batu dan Kabupaten Malang, selanjutnya meluas di Blitar, Tulungagung, Kediri, Jombang atau seluruh 14 daerah di Jawa Timur yang dilewati Kali Brantas,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut berlangsung sejak tanggal 24 Juli hingga 27 Juli. Pembukaan 24 Juli diawali dengan Larung Sesaji Labuh Kali di kampung keramik Dinoyo pada pagi hari. “Festival Kali Brantas di 7 Kampung Tematik Kota Malang sore harinya dilanjutkan dengan Petik Tirto Amerto, pukul dua siang di Kampung Grabah Penanggungan.”

Pada hari Senin 25 Juli 2022 tepatnya jam 14.00 WIB ada kegiatan Kampanye Bersih Kaliku Putih Kampungku, di Kampung Putih Klojen. Berlanjut hari selasa 26 Juli 2022, Jam 14.00 WIB ada Parade Brantas Sungaiku, Arema Kampungku, di Kampung Biru Arema.

“Di Puncak Peringatan Hari Sungai Nasional 27 Juli mulai jam dua belas siang akan dilangsungkan Gugur Gunung Metri Kali Brantas, di Kampung Tridi Kesatrian dilanjutkan dengan Warna Warni Nyadran Kali Brantas, di Kampung Warna Warni Jodipan dan ditutup dengan Damar Kambang Suluh Kali Brantas, di Kampung Lampion Jodipan. Semua itu merupakan serangkaian kegiatan dari Festival Kali Brantas.” Jelas Ki Damang dalam keterangannya. [dan/but]

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar