Peristiwa

Excavator di Terminal Mojokerto Terbakar

Petugas PMK berusaha memadamkan api yang membakar bagian mesin excavator di Terminal Kertajaya. Foto: misti/beritajatim

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebuah excavator (mesin pengeruk) di Terminal Kertajaya Jalan Gempol – Mojokerto, Lingkungan Mergelo, Kelurahan Meri, Kecamatan Magersari, Kota Mojokerto, Kamis (26/9/2019) malam terbakar. Tiga unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan ke lokasi.

Kebakaran excavator yang sebelumnya digunakan para pekerja untuk mengerjakan proyek saluran air di Terminal Kertajaya Kota Mojokerto tersebut diketahui salah satu kondektur bus ijo jurusan Mojokerto – Surabaya. Kondektur tersebut mencium bau benda yang terbakar.

Ia bersama temannya kemudian mencari tahu sumber bau benda yang terbakar tersebut. Akhirnya, diketahui sumber api berasal dari sebuah excavator. Saat peristiwa terjadi, tidak ada satupun pekerja di sekitar excavator karena para pekerja proyek sudah sejak sore istirahat.

“Saya tiduran di bus, di sebelah sana soalnya antre trayek pagi. Saya mencium bau seperti benda terbakar, karena khawatir saya cek sama orang-orang. Saat ke sini, ternyata beckhoe sudah terbakar,” ungkap salah satu kondektur bus ijo, Parlan, Jumat (27/9/2019).

Masih kata pria berusia 47 tahun ini, api muncul dari belakang excavator tersebut. Ia bersama dengan warga langsung berupaya memadamkan api menggunakan alat seadanya. Namun, besarnya api, membuat mereka kesulitan. Sementara warga lainnya melaporkan ke petugas Dinas Perhubungan (Dishub) yang tengah berjaga di pos.

“Api dari bagian belakang. Mungkin terlalu panas atau dari accu (aki). Di sini juga tidak ada orang sama sekali kok, karena semuanya sedang istirahat di pojok sana. Kita berusaha memadamkan api dengan alat seadanya tapi api cukup besar sehingga PMK datang ke lokasi,” katanya.

Sebanyak tiga unit mobil PMK diterjunkan ke lokasi untuk berusaha menjinakan api yang membakar bagian mesin excavator. Petugas sempat dibuat kesulitan karena api terus membara di bagian mesin excavator yang dikabarkan milik PT Brantas Abipraya tersebut.

Sekira 40 menit kemudian, api baru bisa berhasil dijinakkan petugas PMK. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut, namun belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait penyebab pasti terbakarnya excavator tersebut. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar