Peristiwa

Evakuasi Warga yang Tertimbun Reruntuhan Sumur di Bojonegoro Pakai Ekskavator

Bojonegoro (beritajatim.com) – Proses evakuasi terhadap korban penggali sumur yang tertimbun reruntuhan decker saat menggali sumur dilakukan menggunakan alat berat ekskavator. Hal itu dilakukan karena korban diduga tertimbun tumpukan decker sebanyak lima buah.

Dari data personil Tim Vertical Rescue yang masuk ke dalam sumur, 18 decker yang sudah terpasang, sebanyak lima decker urutan bawah sudah tertimbun. “Diperkirakan korban tertimbun tanah setebal lima meter,” ujar Ketua Forum Peduli Bencana Indonesia (FPBI) Bojonegoro, Nurcholish, Senin (20/7/2020).

Hasil proses evakuasi yang dilakukan saat masuk ke dalam sumur hingga tanah timbunan, dinding-dinding tanah sumur bergerak, mulai pada longsor. “Tim vertical rescue akan mendatangkan alat berat berupa bor besar,” terangnya.

Sekadar diketahui, peristiwa seorang penggali sumur yang terkubur di dalam tanah saat menggali sumur bor di Dukuh Tawang, Desa Tlogohaji, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, terjadi Minggu (19/7/2020) sekitar pukul 15.45 WIB. Korban yang tertimbun, bernama Saki (42) Warga Desa Megale, Kecamatan Kedungadem, Kabupaten Bojonegoro. [lus/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar