Peristiwa

Evakuasi dan Pemadaman Pabrik PT Enero di Mojokerto Terus Dilakukan

Proses evakuasi korban ledakan di pabrik bioetanol PT Energi Agro Nusantara (Enero) di Desa Gempolkrep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Sejumlah korban dievakuasi dari pabrik bioetanol PT Energi Agro Nusantara (Enero) di Desa Gempolkrep, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. Terlihat mobil kepolisian bak terbuka membawa satu orang korban meninggal menuju ke ruang jenazah RSUD RA Basoeni, Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Dari pantauan di lokasi, para pekerja berhamburan berusaha menyelamatkan diri. Nampak sejumlah mobil pemadam kebakaran (PMK) sudah berada di dalam berusaha memadamkan api yang terus membesar. Hilir mudik mobil PMK terus berdatangan, bahkan dikerahkan ke belakang pabrik melalui pemukiman warga.

Mobil ambulance pun bergantian hilir mudik masuk ke area lokasi pabrik yang merupakan perusahaan plat merah ini. Satu kantung jenasah terlihat di evakuasi menuju ruang jenazah rumah sakit terdekat milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto. Sementara korban luka dibawa ke dua lokasi berbeda.

Yakni di Klinik Pratama Nusa Medika yang berada di samping Polsek Gedeg dan IGD RSUD RA Basoeni. Namun sampai saat ini belum diketahui pasti jumlah korban yang luka ringan, maupun berat. Petugas nampak terus mengatur keluar masuk kendaraan ke dalam pabrik tersebut, sementara arus lalu-lintas di depan pabrik padat merayap.

Kapolsek Gedeg, AKP Edy Purwanto mengatakan, petugas masih bersiaga di lokasi kejadian yakni perusahaan PT Perkebunan Nusantara X (Persero). “Kita masih bersiaga di lokasi untuk pengamanan,” ungkapnya, Senin (10/8/2020). [tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar