Peristiwa

Esport Jurnalis Cup 2021, Wasi: Slot Dibatasi, Cegah Kerumunan!

Surabaya (beritajatim.com) – Di tengah kemegahan dan kecanggihan teknologi mutakhir saat ini, Playstation seolah terlupakan. Bagaimana tidak, masyarakat, khususnya anak muda cenderung memilih menggunakan gadget mereka untuk bermain game daripada harus menggenggam joystick.

Namun, hal itu tak berlaku di kota pahlawan. Lantaran, Kompetisi game PES 2021 Playstation 4 (PS4) khusus Jurnalis di Surabaya yang hendak digelar justru diminati beragam kalangan.

Ketika pendaftaran dibuka sejak Senin (24/5/2021) lalu dengan biaya pendaftaran Rp 20.000, sudah banyak para pewarta yang berduyun-duyun mendaftarkan diri sebagai peserta lomba PES PS4 di Transnet Reborn, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya. Tak sampai sepekan, 32 slot yang disediakan panitia pun ludes terjual.

Ketua Panitia Kompetisi PES 2021 PS4, Wasi Sumantri mengatakan, tujuan diadakannya kompetisi itu adalah untuk mempererat tali silaturahmi sesama wartawan di kota pahlawan. Selain itu, untuk mengadu kemampuan bertanding sepak bola dalam PES 2021 dengan suka cita.

“Daripada main game individu di smartphone atau sekedar ngegame biasa, lebih baik kita adakan kompetisi. Selain bisa saling adu skill, pemenang juga bisa mendapatkan hadiah total Rp 2 juta,” kata Wasi, Minggu (30/5/2021).

Wasi menjelaskan, kompetisi ini digelar dengan menerapkan protokol kesehatan (prokes) secara ketat. Bahkan, pihak panitia sengaja membatasi jumlah slot agar tidak terjadi kerumunan saat pertandingan berlangsung.

Dengan adanya kompetisi itu, Wasi berharap para pewarta di Kota Surabaya, baik dari media online, radio, hingga tv sekalipun, kian guyub. Serta, tak terkungkung kejenuhan akibat target, proyeksi, hingga update berita yang membuat pikiran semakin stres.

“Biar tidak mikir berita terus, sesekali rileks, kita olahraga jari sambil bersenda gurau. Tapi ingat, wajib menerapkan prokes secara ketat dan tetap waspada,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DKC Garda Bangsa, Mahfudz mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh kalangan jurnalis di Kota Pahlawan. Menurut dia, kegiatan positif itu diperlukan untuk mempererat tali silaturahmi antar awak media.

“Harus terus dilakukan kegiatan kolektif yang melibatkan para jurnalis dari berbagai media untuk menyambung tali silaturahmi,” ucapnya.

Mengingat, peran media dalam sistem demokrasi modern sangat diperlukan. Media, lazimnya memiliki tanggungjawab besar dalam mengawal proses demokrasi yang bertujuan untuk menyejahterakan rakyat.

“Pemerintah, baik eksekutif maupun legislatif tentu memiliki kesalahan yang perlu dikoreksi. Nah, itu menjadi tugas teman-teman media yang khususnya bertugas di Surabaya,” beber dia.

Mahfudz berpesan, kegitan seperti ini harus tetap dijaga. Dan sebisanya mungkin diagendakan rutin tiga bulan. Karena melalui kegiatan positif seperti kompetisi yang diselenggarakan bersama, para jurnalis kian kompak dalam menjalankan tugasnya.

“Intinya, media harus bisa menjadi mitra kritis pemerintah,” jelas politikus PKB yang juga Sekretaris Komisi B DPRD Kota Surabaya itu.

Perlu diketahui, pasca kompetisi PES 2021 PS4 pada Minggu (30/5/2021) petang ini, ada 4 nama dari 32 jurnalis yang keluar sebagai pemenang di Transnet Reborn yang berlokasi di Jalan Pemuda, Kecamatan Tegalsari, Kota Surabaya. Berikut nama keempat jurnalis yang keluar sebagai pemenang:

1. Deni Detik
2. Ginan kompas
3. Dida Duta
4. Paksi RadarJatim.id

Sebanyak 32 jurnalis dari pelbagai media itu turut serta dalam kompetisi yang digelar dengan sistem knockout dan durasi 10 menit pada setiap pertandingan. Meski kompetisi digelar secara sederhana, namun sportivitas dan fairplay tetap dijunjung tinggi serta menerapkan prokes secara ketat. [tok/but]



Apa Reaksi Anda?

Komentar