Peristiwa

Eksekusi 4 Rumah di Mojokerto Tanpa Perlawanan

Mojokerto (beritajatim.com) – Empat rumah di Lingkungan Trenggilis RT 04 RW 02, Kelurahan Blooto, Kecamatan Prajuritkulon, Kota Mojokerto dilakukan eksekusi oleh juru sita Pengadilan Negeri (PN) Mojokerto. Pasalnya, keempat rumah tersebut berdiri di atas tanah sengketa seluas 1.000 m2.

Tanah seluas 1.000 m2 tersebut sebelumnya merupakan tanah milik Sutiani, namun telah dibangun empat rumah milik Rafli (50), Sutrisno (42), Tutuk (46) dan Munji (55). Keempat pemilik rumah tersebut tidak ada bukti jual beli dari pemilik tanah sebelumnya, yakni Sutiani.

Padahal tanah tersebut sudah menjadi milik Arif Handoko sehingga Arif Handoko mengajukan eksekusi ke PN Mojokerto. Atas dasar surat penetapan Ketua PN Mojokerto No : 12/Eks/ HT/ 2018 PN Mojokerto tanggal 5 September 2019, PN Mojokerto melakukan eksekusi.

Sehubungan dengann adanya rencana eksekusi dari PN Mojokerto, maka pada Rabu (2/10/2019) sebanyak lima rumah sudah dikosongkan. Yakni rumah milik ntara lain Rafli, Sutrisno dan tiga rumah Sutiani. Ketua Tim Juru Sita, Heni Puspita membacakan surat penetapan Ketua PN Mojokerto.

Setelah pembacaan surat penetapan Ketua PN Mojokerto, Ketua Tim Juru Sita memerintahkan untuk mengeluarkan sisa barang-barang yang ada di dalam rumah yang dieksekusi. Tidak ada perlawanan dalam eksekusi yang dilakukan PN Mojokerto tersebut.[tin/ted]





Apa Reaksi Anda?

Komentar