Peristiwa

Dugaan Pengeroyokan Pelajar Surabaya, 9 Saksi Akan Dipanggil

Foto: Ilustrasi

Surabaya (beritajatim.com) – Unit PPA Polrestabes Surabaya akan memanggil sembilan orang saksi lagi terkait dugaan pengeroyokan antar siswi di Kota Surabaya.

Kepolisian Polrestabes Surabaya terus mengembangkan dugaan pengeroyokan antar siswi di Kota Surabaya.

Insiden pengeroyokan antar siswi di Kota Surabaya, Jawa Timur, sudah ditangani pihak berwajib sejak Jumat (28/7/2019) lalu.

Menurut informasi yang beritajatim.com peroleh, anggota Polrestabes Surabaya Unit Penanganan Perempuan dan Anak (PPA) sudah memanggil tiga orang untuk dimintai keterangan.

“Kami sudah memeriksa tiga orang dari pihak korban untuk dimintai keterangan,” jelas AKP Ruth Yeni, saat dihubungi beritajatim.com, Kamis (4/7/2019).

“Selanjutnya Senin (8/8/2019) akan dihadirkan sembilan saksi untuk diperiksa dan dimintai keterangan,” tandasnya.

Seperti berita sebelumnya, kasus pengeroyokan antar siswi di Kota Surabaya terkuak saat orangtua korban melaporkan kejadian pengeroyokan terhadap anaknya.

Kasit PPA Polrestabes Suranaya, AKP Ruth Yeni, menjelaskan bahwa insiden pengeroyokan ini terjadi pada Jumat (28/6/2019).

Hanya saja, saat beritajatim.com menanyakan inisial korban dan pelaku, pihaknya tak bisa memberikan penjelasan.

“Ini kasus anak di bawah umur semua. Mereka (korban dan pelaku) masih sekolah,” tandasnya. [man/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar