Peristiwa

Dugaan Bayi Tertukar: Terima Hasil DNA, Keluarga Pelapor Jemput Bayinya di RSUD Sumenep

Sumenep (beritajatim.com) – Subroto dan Norma Ningsih, warga Desa Nyabakan, Kecamatan Batang-batang Kabupaten Sumenep yang sempat melaporkan kasus dugaan bayinya tertukar di RSUD dr. H. Moh. Anwar, akhirnya menjemput dan membawa pulang bayi itu.

Pasangan suami istri ini menjemput bayi tersebut setelah hasil tes DNA menyatakan bahwa bayi itu identik dengan Norma Ningsih. Artinya, bayi itu memang benar-benar anak Norma Ningsih.

Meski tak mengucapkan sepatah katapun, namun Subroto menganggukkan kepala ketika ditanya apakah menerima hasil tes DNA itu. Ia mengatakan akan segera membawa pulang bayi itu.

Direktur RSUD dr H. Moh. Anwar Sumenep, dr. Erliyati mengaku lega setelah hasil tes DNA itu keluar. Ia berharap sudah tidak muncul persoalan lagi setelah ini.

“Saya lega karena persoalan ini sudah clear. Hasil tes DNA menyatakan bayi identik. Jadi silahkan kalau pihak keluarga akan mengambil bayi itu di rumah sakit,” ujarnya.

Namun ia meminta agar dari pihak kepolisian ikut mendampingi dan menyaksikan saat bayi tersebut diambil oleh keluarganya dari RSUD. “Persoalan ini kan sudah ditangani aparat kepolisian. Karena itu, kami meminta dari Polres ikut menyaksikan saat bayi diambil keluarganya,” ucap Erliyati.

Kasus dugaan bayi tertukar itu dilaporkan ke Polres Sumenep pada 19 November 2020 oleh Subroto, warga Desa Nyabakan Timur, Kecamatan Batang-batang, Kabupaten Sumenep.

Menurut pelapor, Norma Ningsih, istrinya, melahirkan bayi perempuan di RSUD pada Jumat (13/11/2020) Kemudian, Sabtu (14/11/2020) diperbolehkan pulang. Namun bayinya tidak diijinkan pulang karena masih perlu perawatan di rmh sakit. Sebelum pulang, Norma Ningsih masih sempat menyusui bayinya.

Kemudian pada Minggu (15/11/2020), Norma Ningsih bersama suaminya kembali ke rumah sakit untuk menjenguk dan menyusui bayinya. Ketika bayinya diberikan, ternyata menurut Norma Ningsih, bayinya berbeda.

Versi Norma Ningsih, waktu menyusui pertama, bayinya gundul. Ternyata ketika kembali ke rumah sakit, bayi yang diberikan rambutnya lebat. Norma Ningsih pun protes dan menolak menyusui karena merasa bayinya beda. Keluarga menduga bayinya tertukar dengan bayi lain. (tem/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar