Peristiwa

Dua Siswa SMP Jadi Tersangka Dalam Kasus Bullying Siswa di Malang

Kapolresta Malang Kota Kombespol Leonardus Simarmata saat melihat kondisi MS korban Bullying. (Humas Polresta Malang Kota)

Malang(beritajatim.com) – Polresta Malang Kota menetapkan dua tersangka dalam proses penyidikan atas kasus bullying yang diterima oleh MS (13) siswa SMPN 16 Kota Malang. Kedua tersangka itu adalah siswa kelas VII RK dan siswa kelas VIII WS di sekolah itu.

Kapolresta Malang Kota, Kombespol Leonardus Simarmata mengatakan, dua tersangka itu terbukti secara aktif dalam tindakan kekerasan ini. Kedua tersangka itu terbukti menjatuhkan MS ke paving, lalu mengangkat dan menjatuhkan lagi ke pot. Akibat kekerasan itu MS mengalami beberapa luka. Seperti pada bagian kaki, punggung, tangan. Bahkan jari tengah tangan kanannya harus diamputasi.

“Dua pelaku ini adalah yang langsung terlibat memegang korban MS. Kami masih mengembangkan, dimungkinkan ada pelaku lainnya yang kita proses,” kata Leo.

Leo menegaskan dalam pengungkapan kasus bullying polisi memeriksa saksi seobyektif mungkin. Polisi katanya berkomitmen menunjukan integritasnya dengan tidak terpengaruh terhadap jabatan maupun latar belakang keluarga tersangka.

“RK dan WS dijerat dengan pasal 80 ayat 2 Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 tentang perlindungan anak. Perkembangannya masih proses penyidikan, tidak menutup kemungkinan dari rekonstruksi yang akan digelar dan konfrontasi yang dilakukan pada para saksi hasilnya bisa berkembang,” papar Leo.

Leo mengatakan polisi masih belum menentukan sanksi pidana yang akan diberikan. Sebab, polisi masih menunggu saran dari para ahli seperri LPSK, P2TPA, Dinas Sosial, hingga psikolog karena tersangka masih di bawah umur. (luc/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar