Peristiwa

Dua Santri Ponpes An-Nur Terseret Arus Sungai Kalimanten

Malang (beritajatim.com) – Dua orang santri Pondok Pesantren An-Nur 2 Bululawang, Kabupaten Malang, diduga hanyut terbawa arus Sungai Kalimanten yang lokasinya persis di sebelah pondok.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, Selasa (3/3/2020). Dua orang santri yang diduga hanyut atas nama Media Agus Riono (16) dan Abdul Rasyid (16). Media merupakan warga Kecamatan Turen, Kabupaten Malang. sedangkan Abdul merupakan warga Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Saat peristiwa terjadi, hujan deras sedang mengguyur lokasi. Entah apa yang dipikirkan kedua santri itu hingga nekat menyeberangi sungai. Selain Media dan Abdul, tiga orang santri lain juga mengetahui peristiwa tersebut. Mereka diantaranya Johan Santoso (15), Ainul Yaqin (14) dan Evanda Sugeng Prasetyo (16).

“Ada temannya yang tahu waktu dia tenggelam. Dan dia mencoba menolong tapi tidak bisa,” ujar Kapolsek Bululawang, Kompol Pujiyono, Selasa (3/3/2020).

Hingga kini, sejumlah personil gabungan telah berkumpul di Ponpes An-Nur 2. Mereka melakukan koordinasi untuk melakukan pencarian. Personil yang terlibat diantaranya berasal dari Polsek Bululawang, Koramil Bululawang, Pantai Selatan Rescue, PMI Kabupaten Malang, MRR, Banser Ponpes An-Nur, serta relawan lainnya. [yog/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar