Peristiwa

Puting Beliung di Mojokerto

Dua Rumah Rusak Parah

Atap salah satu rumah yang tersapu angin puting beliung. [Foto: istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Sebanyak tujuh rumah di Dusun Kweden, Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto disapu angin puting beliung, Jumat (3/1/2020) sore. Dua rumah diantaranya rusak parah pada bagian atap.

Selain merusak bagian atap tujuh rumah warga, angin juga menyebabkan satu lumbung padi dan sebuah pos kamling rusak. Angin juga menumbangkan pohon keres di Desa Jambuwok, Kecamatan Trowulan. “Tadi itu belum hujan, hanya rintik-rintik. Tidak sampai 1 menit langsung terbang seng rumah dan genteng berjatuhan. Alhamdulillah tidak ada korban,” ungkap Sugiman, salah satu warga yang rumahnya tersapu puting beliung.

Kepala Dusun Kaweden Siti Toyibah (35) mengatakan, ada dua rumah yang rusak parah pada bagian atap. “Ada 7 rumah, 1 lumbung padi dan 1 pos kamling yang rusak. Kerusakan paling parah di rumah pak Sugiman dan rumah pak Zailani. Rata-rata kerusakan di bagian atap,” katanya

Angin puting beliung tersebut terjadi sekitar pukul 16.45 WIB. Angin kencang datang dari arah utara ke selatan kemudian balik lagi ke utara. Petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mojokerto langsung mengevakuasi dan memberikan bantuan terpal kepada korban terdampak. [tin/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar