Peristiwa

Ngantuk Tabrak Truk Gandeng Parkir

Dua Orang Pecinta Alam Sidoarjo Meninggal di By Pass Mojokerto

Kecelakaan Mojokerto
Sejumlah petugas dibantu relawan PMI Kabupaten Mojokerto mengevakuasi jenazah korban. [Foto : ist]

Mojokerto (beritajatim.com) – Dua orang pecinta alam  tewas di Jalan Raya By Pass Desa Banjaragung, Kecamatan Puri, Kabupaten Mojokerto, Senin (23/1/2023).

Kedua korban tewas setelah sepeda motor yang dikendarainya menabrak gandengan truk yang parkir di bahu jalan sebelah kiri.

Kedua korban atas nama IF (16) asal Desa Ngaban dan Didi Sugeng Karyamukti (21) asal Desa Gempolsari, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo.

Keduanya mengendarai sepeda motor Sepeda Motor Honda Scoopy nopol W 4737 NBB dari arah Jombang menuju Surabaya.

Sampai di lokasi, korban tabrak gandengan truk nopol S 9124 UW dan masuk kolong gandengan truk.

Petugas dari Unit Laka Satlantas Polres Mojokerto yang datang ke lokasi kejadian langsung melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan meminta keterangan sejumlah saksi.

Petugas juga mengamankan barang bukti berupa kendaraan milik korban dan mengatur lalu-lintas di jalur provinsi tersebut.

Sementara tim ambulan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Mojokerto mengevakuasi kedua korban ke RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.

“Kami tadi dihubungi pihak kepolisian bahwa terjadi kecelakaan di Jalan Raya By Pass tepatnya di depan Hotel Aston. Ada pengendara dari arah Jombang menuju Surabaya truk yang sedang parkir,” ungkap salah satu tim ambulans PMI Kabupaten Mojokerto, Yermianti Tyas Pradani.

Sejumlah petugas dibantu relawan PMI Kabupaten Mojokerto mengevakuasi jenazah korban. [Foto : ist]
Saat tim sampai di lokasi, lanjut Tyas, ada dua orang korban. Satu korban sudah dalam keadaan meninggal dunia di lokasi kejadian, sementara satu korban lainnya masih bernyawa sehingga team langsung mengevakuasi korban tersebut ke rumah sakit terdekat.

“Satu korban masih ada nadinya jadi kami harus melarikan dulu. Yang masih hidup kondisinya ada luka di bagian kepala, namun korban akhirnya meninggal saat menjalani perawatan di RSUD Kota Mojokerto. Mereka ini rombongan pencinta alam dari Gunung Lawu hendak pulang ke Sidoarjo,” katanya.

Rombongan tersebut ada enam orang dengan mengendarai tiga sepeda motor. Satu rombongan sudah sampai di Sidoarjo, satu rombongan istirahat di sekitar Terminal Kertajaya Kota Mojokerto dan kedua korban merupakan rombongan terakhir.

Sementara itu, Kanit Gakkum Satlantas Polres Mojokerto, Iptu J Wihandoko mengatakan, kecelakaan lalu-lintas tersebut terjadi sekira pukul 03.30 WIB. “Antara pengendara sepeda motor lawan kereta tempel (gandengan belakang truk),” katanya.

Korban berjalan dari arah selatan ke utara atau dari Jombang ke Surabaya. Diduga sampai di lokasi kejadian, lanjut Kanit, korban mengantuk sehingga menabrak gandengan truk yang di parkir di bahu jalan sebelah barat pada bagian belakang pojok kanan.

“Korban ada dua orang, meninggal dunia. Diduga pengendara kendaraan sepeda motor Honda Scoopy nopol W 4737 NBB ini mengantuk sehingga belok ke kiri dan kemudian menabrak kereta tempel yang parkir di bahu jalan. Keduanya dievakuasi ke RSUD Kota Mojokerto,” jelasnya. [tin/ted]

 

Apa Reaksi Anda?

Komentar