Peristiwa

Dua Motor Tabrakan, Satu Pengendara Tewas 

Malang (beritajatim.com) – Berhati-hatilah dalam mengendarai kendaraan roda dua. Kurangi kecepatan terutama saat melaju di pagi hari. Kecelakaan maut terjadi di Jalan Raya Pakisaji, Rabu (10/4/2019) pagi. Pengendara motor Honda Supra N-6915-DJ, meregang nyawa di lokasi kejadian. Korban meninggal dunia akibat luka serius di kepala.

Korban meninggal dunia diketahui bernama Ari Bustomi (20), warga Dusun Krajan, Desa Sempol, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Sementara lawannya, pengendara motor Honda Cbr 150R nopol N-6305-EER, yakni Puguh Semedi (27), warga Jalan Sersan Suyitno, Desa/Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, mengalami luka lecet di kaki kanan. Puguh kini dirawat di Puskesmas Pakisaji.

“Kedua kendaraan yang terlibat kecelakaan sudah kami amankan sebagai barang bukti. Kasus kecelakaan sedang kami selidiki dengan meminta keterangan saksi,” ujar Kanitlaka Lantas Polres Malang, Ipda Agus Yulianto, Rabu (10/4/2019).
“Sedangkan untuk korban meninggal dunia, langsung kami mintakan visum di kamar mayat RSSA Malang,” sambungnya.
Peristiwa kecelakaan terjadi di KM 98 – 99 Surabaya Blitar. Tabrakan dua motor ini, terjadi sekitar pukul 06.00. Kejadiannya bermula dari motor Honda Supra, yang dikendarai korban melaju dari utara ke selatan dengan kecepatan sedang.

Ketika melintas di lokasi kejadian, tiba-tiba motor hilang kendali. Motor yang dikendarai korban oleng ke kanan. Bersamaan dengan itu, dari arah berlawanan selatan ke utara, melaju sepeda motor Honda CBR.

Karena jarak cukup dekat, dan sama-sama tidak bisa menghindari, akhirnya terjadi tabrakan. Mengakibatkan kedua pengendara terpelanting dan jatuh ke media jalan. Apesnya, saat terjatuh kepala korban Ari Bustomi membentur median jalan.

Luka benturan cukup parah, membuat pengendara Supra meninggal dunia di lokasi kejadian. Warga sekitar yang mengetahui, lantas menolong korban luka dengan melarikan ke Puskesmas Pakisaji. Sedangkan sebagian warga lainnya, melaporkan ke polisi. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar