Peristiwa

Dua Kecelakaan Maut Sehari di Ngawi, Dua Orang Meninggal

Kecelakaan maut antara dua sepeda motor di Desa Kandangan, Kecamatan / Kabupaten Ngawi, Selasa (3/8/2021)

Ngawi (beritajatim.com) – Terhitung dua kecelakaan di wilayah Kabupaten Ngawi. Pertama yakni truk tangki elpiji  yang menabrak truk gandeng di Jalan Raya Ngawi dan dua kendaraan roda dua yang adu moncong di jalan raya Ngawi yang mengakibatkan dua orang meninggal di tempat.

Truk tangki elpiji hampir menabrak rumah warga di Desa Munggut, Kecamatan Padas, Kabupaten Ngawi. Kecelakaan bermula saat truk tangki muat elpiji yang dikemudikan Suprapto (39) warga Plumpung, Kecamatan Plaosan, Magetan melaju dari arah Surabaya menuju Geneng, Ngawi, Selasa (3/8/2021) pagi pukul 05.00.

Sesampainya di lokasi kejadian, mendadak truk tangki oleng ke kanan dan menabrak bagian kanan truk gandeng yang melaju dari arah berlawanan. Kerasnya benturan mengakibatkan roda bagian belakang truk gandeng yang dikemudikan Eko Santoso (39) warga Gampengrejo Kediri hingga lepas.

Truk tangki berhenti setelah menabrak pohon mangga di depan rumah warga. Diduga kecelakaan itu akibat pengemudi truk tangki yang mengantuk. “Taunya ada suara meletus, kami keluar lihat truk LPG. Kalau tak ada pohon mangga pasti sdah menabrak rumah, kernetnya luka ringan,” kata Sujatmi, warga setempat.

Polisi yang datang ke lokasi melakukan olah TKP. Kecelakaan mengakibatkan arus lalu lintas tersendat meski tak ada korban jiwa.

Sementara, selang sekitar enam jam kemudian ada kecelakaan maut yang melibatkan dua kendaraan bermotor masuk desa Kandangan, Kecamatan / Kabupaten Ngawi. Satu diantara tiga korban kecelakaan maut yakni Syaifudin (27) warga Ngawi dilarikan ke RS dr. Widodo Ngawi untuk mendapatkan perawatan.

Dua korban tewas yakni Sunardi (26) pengendara Honda Beat nopol AE 3962 LO warga Desa Tambakromo, Kecamatan Padas, Ngawi dan Achmad Sucipto Pranoto (25) pengendara Honda Vario tanpa nopol warga desa Rejomulyo, Kecamatan Karangjati, Ngawi.

Keluarga korban yang datang ke lokasi menangis histeris melihat kondisi korban yang sudah tak bernyawa. Kuat dugaan kedua kendaraan tak mau mengalah. Sunardi yang memboncrng rekannya melaju dari Kota Ngawi menuju Kwadungan terlalu mengambil haluan ke tengah. Hingga menabrak Achmad Sucipto yang melaju dari arah berlawanan.

“Saya dengar ledakan ban. Saya keluar dari rumah sudah ada tiga orang tergeletak. Dua orang sudah meninggal. Sementara satu orang maaih bisa ditolong dan kami segera hubungi ambulan,” kata Purwoko, warga setempat.

Olah TKP dilakukan di lokasi kejadian. Pihak kepolisian langsng membawa kedua korban tewas ke RS dr Soeroto, Ngawi. Bangkai kedua sepeda motor yang terlibat kecelakaan dibawa ke kantor unit laka Satlantas Polres Ngawi. (fiq/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar