Peristiwa

Dua Kali Gagal Bunuh Diri, Sopir Itu Akhirnya…

Petugas kepolisalian bersama tim medis saat mengidentifikasi mayat sopir yang ditemukan gantung diri

Tuban (beritajatim.com) -Sejumlah warga yang tinggal di kawasan Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban digegerkan dengan adanya seorang yang nekad mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di dalam rumahnya sendiri, Selasa (20/8/2019).

Pria itu bernama Kastum (54), seorang sopir warga Desa Sumberagung, Kecamatan Plumpang. Kastum diduga nekad gantung diri lantaran mengalami depresi sejak dua bulan terakhi, yakni masalah pekerjaan. Sebelumnya, dia sudah dua kali mencoba mengakhiri hidupnya. Pertama membenturkan kepala ke tembok, kemudian meminum racun serangga. Namun kedua upaya tersebut gagal.

Data yang dihimpun beritajatim.com, mayat Kastum yang ditemukan dalam posisi menggantung oleh sang istri. Pasalnya, saat itu Kastum ditinggal di rumah sendirian dan istrinya sedang keluar rumah untuk berbelanja.

“Yang bersangkutan itu ditinggal keluar rumah oleh istrinya untuk belanja. Saat pulang, pintu depan sudah dalam kondisi tertutup dan terkunci dari dalam,” terang Kasubbag Humas Polres Tuban Iptu Suganda, .

Curiga dengan hal tersebut, Titik Supriatun (48) langsung berteriak meminta tolong kepada para tetangganya. Sehingga sejumlah warga datang ke rumah korban. Mereka kemudian mendobrak pintu rumah pria itu.

“Setelah pintu berhasil dibuka, saksi terkejut karena yang bersangkutan posisi menggantung di blandar rumah  ruang keluarga. Selanjutnya, warga dan perangkat desa melaporkan kejadian itu ke Polsek Plumpang,” tambahnya.

Petugas Polres Tuban yang mendapatkan laporan itu mendatangi lokasi. Selanjutnya, korps berseragam coklat melakukan identifikasi dan olah TKP guna mengetahui secara pasti penyebab kematian Kastum.

“Korban ditemukan menggantung menggunakan tali tambang dengan posisi tali simpul di belakang. Sedangkan berdasarkan hasil pemeriksaan medis yang bersangkutan murni meninggal akibat gantung diri, sesuai dengan ciri-ciri,” paparnya.

Berdasarkan pemeriksaan terhadap pihak keluarga, Kastum sejak sekitar dua bulan terkahir sering menyendiri dan melamun. Diduga korban mengalami depresi lantaran masalah pekerjaan.

“Berdasarkan keterangan, yang bersangkutan sudah dua kali berusaha untuk melakukan bunuh diri, diduga depresi. Pertama dengan cara kepalanya dibenturkan ke tembok, kedua dengan minum cairan pembersih lantai, Waktu itu masih bisa diselamatkan,” pungkasnya.[mut/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar