Peristiwa

Dua Bulan, 33 Pohon Tumbang Terjadi di Kabupaten Malang

Pohon roboh akibat angin puting beliung (dokumen)

Malang (beritajatim.com) – Sepanjang Januari sampai Februari 2019 ini, terdapat 33 peristiwa pohon tumbang di wilayah Kabupaten Malang Data tersebut menurut Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Malang. Dimana penyebab pohon tumbang itu rata-rata sama, terjadi akibat hujan deras disertai angin kencang.

Kasubsi Penanggulangan Bencana PMI Kabupaten Malang, Mudji Utomo mengatakan, ada sejumlah titik yang paling sering terjadi pohon tumbang tersebut. Diantaranya seperti di ruas jalan raya Kebonagung atau Pakisaji-Kepanjen, Kendalpayak, dan Sedayu Turen.

“Paling sering memang di wilayah Pakisaji-Kepanjen. Sekitar 31 pohon sudah berusia tua dan rawan tumbang,” kata pria yang akrab disapa mbah Tomo ini, Sabtu (23/2/2019).

Peristiwa pohon tumbang terbaru terjadi di Desa Bokor, Kecamatan Tumpang, Jumat (22/2/2019) sekitar pukul 13.10 WIB. Tercatat ada tiga pohon jenis saman yang tumbang.

Pohon tumbang itu sempat menutup akses jalan. Selain itu, pohon tumbang juga menyebabkan kabel jaringan telekomunikasi terputus dan pagar makam desa roboh.

“Tidak ada korban, karena saat kejadian jalanan dalam kondisi sepi,” bebernya.

Lebih lanjut, musim hujan yang masih berlangsung membuat masyarakat diminta waspada. Hujan deras disertai angin kencang yang terus terjadi memang berpotensi terjadinya pohon tumbang.

“Sebaiknya masyarakat lebih berhati-hati saat melintas di jalan atau pun sedang berteduh ketika hujan, karena bahaya pohon tumbang tidak bisa diprediksikan,” mbah Tomo mengakhiri. (yog/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar