Peristiwa

Dua Belas Desainer Busana Pria Adu Karya Bertema Pewayangan

Surabaya (beritajatim.com) –  Sebanyak 12 desainer dari berbagai kota memamerkan busana terbarunya di gelaran Men’s Fashion Style (MFS) 2021. Masing-masing desainer pamerkan enam sampai sepuluh busana terbarunya. Diantaranya yang menarik adalah busana bertema batik pewayangan dan busana muslim.

Seperti busana berwarna merah dengan lukisan  naga emas karya desainer Prita Amiroh ini. Pada busananya, Ia mengaplikasikan hewan naga Antaboga. Antaboga sendiri merupakan tokoh pewayangan yang sosoknya adalah hewan jenis ular naga.

Prita mengatakan, sosok Antoboga adalah hewan dewa naga yang bertugas menjaga amanah menunggu perut bumi. Menurutnya naga dalam cerita pewayangan itu adalah naga jenis yang baik dan tokoh ini adalah salah satu tokoh favoritnya.

Busana berbahan kain katun dan batik lurik tenun khas Yogyakarta ini dijadikan simbol unsur kehidupan di bumi. “Jadi di bumi inikan ada unsur geni (Api), Banyu (Air), Lemah (tanah/kayu) dan Logam. Nah yang saya pamerkan ini salah satunya yang Api, nah busana ini bisa dipakai dan disesuaikan dengan karakter orang yang memakai,” kata Prita di Oval Atrium Ciputra World.

Busana ini cocok digunakan untuk anak hingga  orang dewasa. Antara usia 10 hingga 50 tahun. Tidak menutup kemungkinan, Prita berharap busananya ini cocok dipakai untuk Ramadan tahun ini. “Cocok saja ya kalau di pakai saat menjalani ibadah Ramadan atau hari raya idul fitri nanti,” jelas pemilik brand Ismoyo Ndaru tersebut.

Di samping itu, desainer lainnya yakni Hevi Rosid dan Andi Sugix pemilik brand HR Batik Tulis juga tak kalah unik. Mereka memamerkan busana batik dengan warna mentereng yang bertema Ultrasonic.

Alasan kakak beradik ini menggunakan warna-warna berani pada desain busananya karena dijadikan simbol keberanian Andi yang sudah mulai memasarkan brandnya hingga ke pasar mancanegara. “Warna sekarang emang memilih yang lebih berani, karena kita beberapa waktu lalu diberi kesempatan ke berbagai negara di Asia dan memasarkannya ke luar negeri. Setelah ini akan kita lempar ke beberapa negara. Salah satunya Hong Kong dan Singapura,” kata Andi.

Menurutnya segementasi busana pria bertema Ultrasonic ini bisa untuk semua usia, mulai dari remaja hingga dewasa. Selain itu busana ini didesain unisex dan dapat dipakai untuk berbagai moment. “Jadi ini outher yang bisa dibilang unisex, bisa dipakai untuk busana muslim atau non musilm. Sedangkan warna sekarang juga lebih berani,” ucapnya.

Arti dari Ultrasonic sendiri adalah ilmu yang tinggi dan dapat dirasakan orang-orang tertentu. Selain itu warna-warna cerah yang dipakai rata-rata memakai warna berunsur alam. “Sebelumnya saya memakai warna-warna cenderung ke gelap seperti monokrom dan maroon. Sedangkan warna cerah ini akan memberikan nuansa semangat dan khas timur tengah banget,” imbuh Hevi. [way/ted]



Apa Reaksi Anda?

Komentar