Peristiwa

Dua Anggota Polisi Evakuasi Balita dan Ibunya yang Terjebak Banjir

Gresik (beritajatim.com)– Dua anggota polisi dari Polres Gresik mengevakuasi balita, dan ibunya yang terjebak banjir di Dusun Moro, Desa Morowudi, Kecamatan Cerme, Gresik.

Desa Morowudi saat ini kondisinya cukup parah. Pasalnya, hampir sebagian besar terendam banjir setinggi lutut orang dewasa akibat meluapnya Kali Lamong. Selain menyebabkan aktivitas masyarakat lumpuh. Akses jalan juga mengalami hal yang sama karena terendam air banjir.

“Memang benar dua anggota kami berhasil mengevakuasi balita beserta ibunya dengan menggunakan perahu karet saat terjebak banjir,” ujar Kapolres Gresik AKBP Wahyu S.Bintoro, Jumat (3/05/2019).

Lebih lanjut Wahyu Bintoro mengatakan, saat ini sejumlah anggotanya diterjunkan ke lokasi bencana banjir guna membantu warga. Selain membantu, anggotanya juga memberikan sembako dari bantuan Kapolda Jatim.

“Ada tiga Kecamatan di Kabupaten Gresik yang terisolir banjir diantaranya Kecamatan Cerme, Kecamatan Benjeng dan Kecamatan Balongpanggang dan merendam sebanyak 1670 rumah,” tuturnya.

Sewaktu menyalurkan bantuan, Kapolres AKBP Wahyu S.Bintoro terjun langsung ke lokasi banjir bersama sejumlah perwira dan Kapolsek Cerme AKP Iwan serta Muspika Cerme.

Sementara itu, Bripka Ambin Firdaus anggota Polres Gresik yang menolong balita bersama ibunya yang terjebak banjir menuturkan, dirinya bersama rekannya Bripda Zhoga Nugraha mendapat laporan dari masyarakat ada ibu dan balitanya meminta bantuan dievakuasi karena air yang merendam Desa Morowudi cukup deras.

“Bayi dan ibunya sudah kami evakuasi ke tempat lebih aman,” pungkasnya. (dny/ted)

Apa Reaksi Anda?

Komentar