Peristiwa

DRD Pamekasan Bagikan 80 Paket Sembako Bagi Dhuafa’ dan Yatim

Pamekasan (beritajatim.com) – Pengurus Dewan Riset Daerah (DRD) Pamekasan membagikan sebanyak 80 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu dalam rangka meringankan beban masyarakat di tengah pendemi virus corona alias Covid-19.

Pendistribusian puluhan paket sembako tersebut, dilakukan secara simbolis di halaman kantor Bappeda Pamekasan, Jl Jokotole, Rabu (20/5/2020). Dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DRD Pamekasan, Ahmad Gazali beserta jajaran pengurus lainnya, dihadiri perwakilan masyarakat penerima bantuan yang tersebar di berbagai kecamatan di Pamekasan.

“Bantuan paket sembako ini kota berikan kepada kaum dhuafa’, mustad’afin, anak yatim, janda hingga jaringan UMKM Pamekasan di kabupaten Pamekasan,” kata Ketua DRD Pamekasan, Kadarisman Sastrodiwirdjo melalui Wakil Ketua, Gazali.

Pendistribusian paket sembako tersebut murni merupakan sumbangsih dari seluruh anggota DRD Pamekasan, yang disumbangkan demi meringankan beban masyarakat kurang mampu. Khususnya mereka yang terdampak pandemi Covid-19.

“Pembagian paket sembako ini merupakan inisiatif dari DRD Pamekasan, terlebih bersamaan dengan momentum Ramadan 1441 Hijriyah. Sehingga kami juga memiliki komitmen untuk berbagi bersama masyarakat kurang mampu khususnya di tengah pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Lebih lanjut dijelaskan, satu paket sembako tersebut terdiri dari berbagai jenis kebutuhan pokok. Di antaranya beras, ekomie ball, minyak goreng, tepung terigu, kecap saset, bawang putih, garam, teh serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya.

“Selain itu, kami juga menyiapkan ratusan masker yang nantinya akan kita distribusikan ke sejumlah masjid di Pamekasan. Hal itu kaki lakukan sebagai langkah antisipatif sekaligus mencegah penyebaran wabah Covid-19 khususnya di Kabupaten Pamekasan,” jelasnya.

Dari itu pihaknya berharap bantuan tersebut dapat bermanfaat, sekalipun tidak seberapa dibandingkan jenis bantuan lainnya. “Kami harapkan semoga bantuan ini bermanfaat dan dapat meringankan beban masyarakat kurang mampu khususnya mereka yang terdampak pandemi Covid-19,” harap pria yang juga tercatat sebagai dosen UNIRA Pamekasan. [pin/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar