Iklan Banner Sukun
Peristiwa

DPRD Surabaya Tanya Santunan Korban, Manajemen Kenjeran Park Tidak Bisa Jawab

Hearing insiden prosotan ambrol Kenjeran Waterpark di Komisi D DPRD Surabaya, Senin (9/5/2022). (beritajatim/Ade Mas Satrio).

Surabaya (beritajatim.com) – Dalam hearing di Komisi D DPRD Surabaya, Staf Manajemen Operasional PT Banung Citra Wisata selaku pengelola Kenjeran Park, Subandi tidak bisa menjawab ketika dicecar pertanyaan terkait santunan korban.

Bahkan dalam hearing tersebut, Subandi tidak mengetahui kantor asuransi Multi Artha Guna yang bekerja sama dengan Kenjeran Park.

“Saya tidak tahu, sebentar saya konfirmasikan ke GM,” kata staff operasional Kenjeran Park Subandi saat hearing di Komisi D DPRD Surabaya, Senin (9/5/2022).

Namun, Subandi dalam hearing tersebut mengatakan pihaknya menjamin memberikan santunan untuk korban insiden di Kenjeran Waterpark. Namun, untuk nominal dia tidak bisa merinci karena menunggu hasil rapat pihak pengelola dengan asuransi.

“Santunan akan kita berikan kepada korban, tetapi akan kami koordinasikan dengan pihak asuransi, agar jelas, karena semua wisatawan, kami asuransikan. Di tiket memang tidak dicantumkan, tapi sudah masuk asuransi harga tiket itu,” katanya.

Sementara itu, Ketua Komisi D DPRD Surabaya Khusnul Khotimah menyayangkan ketidakhadiran pemangku kebijakan di Kenjeran Park. Karena banyak klarifikasi yang tidak terjawab.

“Kami rapat bersama PT BCW tidak dihadiri owner-nya nanti kita undang dengan menghadirkan owner dan Disnaker provinsi dan Kota Surabaya juga dengan DP3APPKB untuk memastikan penyebab dan paska musibah,” katanya.

Khusnul menegaskan akan kembali memanggil pengelola Kenjeran Park untuk mengklarifikasi insiden tersebut agar tidak terulang lagi. “Pekan depan akan rapat lagi, karena kalau besok lalu undangan sekarang dilayangkan pasti gak datang lagi karena dadakan,” katanya. [ade/but]


Apa Reaksi Anda?

Komentar