Peristiwa

Dokter dan Kepala Puskesmas di Pamekasan Meninggal Akibat Covid-19

Pamekasan (beritajatim.com) – Seorang dokter dan Kepala Puskesmas di kabupaten Pamekasan, meninggal dunia akibat terinfeksi Coronavirus Disiase 2019. Sekaligus menambah angka kasus kematian akibat Covid-19 menjadi sebanyak 136 dari total sebanyak 1.598 kasus positif sejak awa pandemi.

“Dokter yang meninggal dunia atas nama dr Lilik Fauziyah, sedangkan tenaga kesehatan yang meninggal dunia bernama Ali Wafa,” kata Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Pamekasan, Arif Rachmansyah, Jum’at (16/7/2021).

Lilik Fauziyah merupakan dokter yang bertugas di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Waru, Pamekasan. Sedangkan Ali Wafa merupakan Kepala UPT Puskesmas Bandaran, Kecamatan Tlanakan, Pamekasan. “dr Lilik Fauziyah merupakan dokter kedua di Pamekasan yang meninggal dunia akibat Covid-19,” ungkapnya.

“Sebelumnya, yakni pada Desember 2020 lalu. Seorang dokter spesialis radiologi atas nama dr Sarjono, juga meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Saat ini tim satgas melakukan pelacakan terhadap warga yang pernah berinteraksi dengan sang dokter, termasuk yang pernah kontak dengan Kepala Puskesmas Bandaran,” jelasnya.

Berdasar update peta sebaran virus corona yang dikeluarkan Tim Satgas Penanganan Covid-19 Pamekasan, Kamis (15/7/2021) kemarin. Total pasien positif terdata sebanyak 1.598 orang, meliputi 232 orang dalam tahap isolasi, 136 orang meninggal dunia dan 1.230 orang dinyatakan sembuh.

Sementara untuk status suspest terdata sebanyak 1.609 orang, meliputi sebanyak 9 orang dalam tahap pengawasan, 111 orang meninggal dunia, serta sebanyak 1.489 orang dinyatakan selesai alias Negatif Covid-19. [pin/kun]


Apa Reaksi Anda?

Komentar