Iklan Banner Sukun
Peristiwa

DLH Magetan: Limbah Rumah Tangga Aman Dibuang ke Telaga Sarangan, Ini Syaratnya

Saluran pembuangan limbah rumah tangga milik beberapa warung di sekitar Telaga Sarangan, Jumat (15/10/2021) foto: Fatihah Ibnu Fiqri

Magetan (beritajatim.com) – Pembuangan limbah rumah tangga dari aktivitas warga setempat maupun pelaku usaha di kawasan Telaga Sarangan bisa diminimalisir dampaknya. Bukan cuma mengurangi limbah yang masuk ke kawasan telaga. Utamanya ada pengolahan terlebih dulu terhadap limbah cair yang hendak dibuat.

‘’Kalau semisal membuang limbah cucian piring, paling tidak pisahkan dulu limbah padatnya. Kemudian, diberikan tampungan agar padatan yang tak tersaring bisa mengendap, sehingga air limbah yang masuk ke telaga memiliki kualitas baku mutu air yang kurang lebih sama dengan yang sudah ada di badan air telaga,’’ kata Plt Kabid Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Ririn Rahmawati, Sabtu (16/10/2021).

Pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan masyarakat terkait himbauan untuk menyaring dengan baik air comberan yang hendak dibuang di kawasan Telaga Sarangan. Jika memang tak ada solusi lain untuk membuang limbah cair, maka setidaknya ada proses treatment terhadap air terlebih dulu.

‘’Bisa kan buat kolam kecil untuk mengendapkan padatan dulu sebelum air masuk ke telaga. Ini skenario yang paling masuk akal jika tak ada cara lain untuk membuang limbah cair selain ke Telaga Sarangan,’’ katanya.

Tentu dirinya turut ketar-ketir jika pembuangan limbah cair tersebut ke telaga tentu bakal berdampak buruk khususnya bagi biota yang hidup di dalam telaga. Sekaligus, mengurangi estetika jika aktivitas tersebut terus dilanjutkan.

‘’Kami akan segera cek ke lapangan, dan kai tetap akan imbau warga untuk segera membuat IPAL mini jika memang tak bisa mengalihkan membuang limbah cair selain ke telaga,’’ katanya. (fiq/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar