Peristiwa

Ditinggal ke Pasar, Balita di Kediri Tercebur Sumur

Kediri (beritajatim.com) –  Seorang balita di Desa Padangan, Kecamatan Kayen Kidul, Kabupaten Kediri ditemukan meninggal di dalam sumur. Balita malang itu bernama Ahmad Zafran berusia tiga tahun.

Korban ditengarai tercebur ke dalam sumur milik Sumut saat bermain. Jenazahnya sudah berhasil dievakuasi dari  oleh petugas kepolisian dan masyarakat setempat.

Kasi Humas Polsek Pagu Bripka Erwan Subgyo mengungkapkan, sebelumnya pada Minggu (19/5/2019) pukul 09.00 WIB, korban bersama kedua orang tuanya. Sekitar pukul 09.30 WIB, ibu korban, Saeofah pergi ke pasar. “Awalnya korban bersama orang tuanya, lalu sang ibu pergi ke pasar dan korban bersama ayahnya,” ungkap Bripka Erwan.

Pada saat itu korban bersama bapaknya, Kemal Tri Lawan. Sang ayah kemudian membersihkan sepeda motor. Disaat ditinggal bersih-bersih sepeda motor, korban tiba-tiba menghilang. Karena merasa kawatir, Kemal mencari ke rumah kakeknya yang berjarak sekitar 5 kilometer.

Tetapi Zafran tidak ditemukan. Selanjutnya pelapor minta ke warga untuk melakukan pencarian, akan tetapi korban juga belum ditemukan. Menurut keterangan kedua orang tua korban dan para saksi, korban mempunyai kelainan mental yaitu sehari-harinya korban adalah hiper aktif.

Hal tersebut membuat Kemal sangat khawatir dan melaporkan kejadian anak yang hilang ke Polsek Pagu. Pihak keluarga terus melakukan pencarian, namun hingga malam hari korban belum ditemukan. Sekitar pukul 03.00 WIB Zafran ditemukan di sumur milik Sumut.

Pihak kepolisian melakukan identifikasi dan melakukan visum untuk mengetahui penyebab kematian korban. “Tidak ditemukan tanda-tanda penganiayaan. Diduga korban terjebur di sumur pada saat bermain. Pihak keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah,” tutup petugas. [nng/suf]

Apa Reaksi Anda?

Komentar