Peristiwa

Ditinggal Kakaknya Saat Ngamen, Bocah Asal Sidoarjo Diselamatkan Linmas Kota Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) — Seorang anak terlantar, Radyisti Juanita Anwar (7), ditemukan dini hari tadi tengah menangis seorang diri, Selasa (9/7/2019).

Menurut keterangan pelapor, Deny (35), ia melihat Disti sedang menangis sendirian, disekitar Jalan Adityawarman pada pukul 01.17 WIB. Merasa kasihan, dibantu oleh salah satu warga sekitar, Rio (43), ia pun lalu menghubungi Command Center (112) untuk meminta bantuan.

Petugas BUTIR RUSA datang untuk menjemput Disti, namun saat ditemui korban belum bisa dimintai keterangan dan terus menangis. Korban lalu dibawa ke kantor Badan Penanggulangan Bencana dan Perlindungan Masyarakat Kota Surabaya (BPB LINMAS), Jl. Jaksa Agung Suprapto No. 2, Surabaya pada pukul 01.22 WIB.

“Anaknya dibawa kesini tadi malam, dalam keadaan tidur saking ngantuknya. Alhamdulillah ditemukan petugas, kita amankan biar ndak terjadi hal yang buruk.” ujar Yusuf Masruh, Kepala Bidang Darlog BPB Linmas, Selasa (9/7/2019).

Setelah dimintai keterangan, diketahui korban adalah warga Bluru Kidul, Sidoarjo. Korban berangkat ke Surabaya untuk mencari uang dengan kakaknya hari Senin, (8/7/2019), sekitar pukul 11 siang.

Keduanya terpisah saat ada penertiban PMKS Satpol PP, Senin malam. Kakak korban lalu melarikan diri. Korban lalu diamankan hingga pagi tadi.

“Diajak kakaknya itu, cari uang dengan cara nyanyi-nyanyi dijalan. Masnya uda biasa ke daerah sini, nah pada saat ada penertiban kakaknya kabur. Dia ditinggal sendirian disitu.” tambahnya.

Akhirnya pada pukul 06.30 WIB orang tua korban tiba dikantor BPB LINMAS untuk menjemput korban serta dimintai keterangan. Hingga pukul 08.12 WIB, Disti didampingi oleh pihak BPB Linmas dan petugas DP5A diserahterimakan ke pihak keluarga. [ddn/ted]

Apa Reaksi Anda?

Komentar