Peristiwa

Ditinggal Antar Pesanan, Home Industry di Ponorogo Terbakar

Petugas melakukan pemadaman di rumah Suwandi. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Kejadian musibah kebakaran terjadi di lingkungan Klampitan Desa Setono Kecamatan Jenangan Kabupaten Ponorogo. Rumah milik Suwandi (56), yang biasanya dibuat home industry rengginang itu terbakar saat penghuni rumah sedang berada di luar.

Suwandi saat kebakaran terjadi sedang bekerja di sawah. Sedangkan istrinya, yang sehari-hari membuat rangginan sedang mengantarkan pesanan. Sementara anak-anaknya lagi bersekolah. “Saat kebakaran tidak ada orang di rumah, saya saja tidak tahu kalau kebakaran sebab masih di sawah,” kata Suwandi, Senin (26/4/2021).

Menurut pantauan beritajatim.com, kebakaran menyebabkan 75 persen rumah Suwandi hangus. Barang-barang elektronik seperti mesin cuci dan televisi tidak bisa diselamatkan, juga hangus terbakar. Akibat kejadian ini, Suwandi menyebut akan mengungsi ke rumah saudaranya. “Ya nanti tidur di rumah saudara, karena ya rumah porak poranda tidak bisa ditempati,” katanya.

Sementara itu Kapolsek Jenangan AKP. Darmana mengungkapkan dugaan awal kebakaran berasal di ruang kamar tidur anak. Sebab, dari keterangan korban, anaknya kalau malam itu menyalakan obat nyamuk.

Nah, siang itu diduga obat nyamuk tersebut masih nyala dan membakar kasur. Sehingga api cepat membesar hingga menghanguskan bagian kamar, dapur dan sebagian ruang tamu. “Diduga kebakaran dari obat nyamuk. Karena menurut keterangan saksi api pertama muncul di dalam kamar,” kata AKP. Darmana.

Api berhasil dipadamkan 30 menit setelah pemadam kebakaran sampai di lokasi. Sebelumnya masyarakat sekitar memadamkan api dengan alat seadanya. Petugas pemadam juga melakukan pembasahan, untuk antisipasi api bisa menyala lagi. Sebab sebagian besar atap rumah Suwandi dari kayu yang mudah terbakar. “Alhamdulillah, tidak ada kendala dalam pemadaman, api bisa dipadamkan setelah 30 menit. Atas kejadian kebakaran ini, kerugian ditaksir mencapai Rp 20 juta,” pungkasnya. (end/kun)


Apa Reaksi Anda?

Komentar