Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Diterjang KA Malabar, Tubuh Pedagang asal Tambibendo Kediri Tercecer

Kecelakaan maut di perlintasan kereta api kembali terjadi. Kali ini berlangsung Jalur Kereta Api KM 175 +4 / 5 Dusun Krajan, Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Kediri (beritajatim.com) – Kecelakaan maut di perlintasan kereta api kembali terjadi. Kali ini berlangsung Jalur Kereta Api KM 175 +4 / 5 Dusun Krajan, Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Korban diidentifikasi bernama Khabib Sholeh (35) warga Dusu Sentonorejo RT 01/10, Desa Tambibenso, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri. Akibatnya, pria yang bekerja sebagai pedagang itu tewas mengenaskan dengan kondisi tubuh tercecer di rel.

 

Peristiwa terjadi, pada Minggu (4/7/2021) pukul 20.30 WIB. KA Malabar nomor lokomotif 119 dengan masinis Teguh Widodo melintas. Sesampai TKP, kereta api menerjang korban yang tengah melintas.

Tubuh korban pun terpental sejauh 200 meter dari titik kecelakaan. Kejadian naas inipun kemudian dilaporkan ke Polsek Ngadiluwih.

“Dari olah TKP, kami temukan potongan anggota tubuh korban yang tercecer di sepanjang jalur KA sejauh 200 meter. Awalnya, tidak kita ditemukan identitas korban. Tetapi dari hasil penyelidikan dan pemeriksaan saksi-saksi, kita ketahui korban warga Desa Tambibendo, Kecamatan Mojo,” kata Kasubbag Humas Polres Kediri AKP Budi.

Kecelakaan maut di perlintasan kereta api kembali terjadi. Kali ini berlangsung Jalur Kereta Api KM 175 +4 / 5 Dusun Krajan, Desa Branggahan, Kecamatan Ngadiluwih, Kabupaten Kediri.

Barang bukti lain yang ditemukan di lokasi berupa, potongan kain sarung motif kotak warna hitam – coklat, satu pasang sandal warna hitam, satu topi warna coklat, potongan kain kemeja motif garis warna abu- abu hitam dan potongan kain celana warna hitam. Kasus ini dalam penanganan lebih lanjut kepolisian. [nm/ted].


Apa Reaksi Anda?

Komentar