Peristiwa

Diterjang Hujan Deras dan Petir, Gapura Mojokembang Sore Park di Pacet Roboh

Gapura Mojokembang Sore Park di Desa Petak, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto yang roboh di bagian atas. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Bangunan gapura Mojokembang Sore Park di Desa Petak, Kecamatan Pacet, Kabupaten Mojokerto roboh. Gapura pasar rakyat dan rest area yang dibangun menggunakan anggaran Bantuan Keuangan (BK) Desa Rp5 milyar tahun 2018 dengan tinggi 9 meter tersebut, roboh pada bagian atas.

Bangunan gapura yang roboh si bagian kiri akibat hujan deras dan petir yang terjadi pada, Kamis (13/2/2020) malam. Bangunan gapura yang dibangun dengan gaya Majapahitan menggunakan bata merah pres roboh setinggi 3 meter. Tidak ada saksi mata yang melihat robohnya bangunan gapura dengan tinggi 9 meter dan lebar 5 meter tersebut.

Bendahara Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Pembangunan Mojo Kembangsore Park Sukandar Wibowo (54) mengatakan, Mojo Kembang Sore Park tersebut rencananya akan digunakan sebagai pasar rakyat dan rest area. “Tadi malam hujan deras, ada petir juga. Sekira pukul jam 9 sampai 11. Tadi pagi ada informasi gapura roboh, kayaknya tengah malam robohnya,” ungkapnya, Jumat (14/2/2020).

Masih kata Bowo, pasar rakyat tersebut dibangun di atas Tanah Kas Desa (TKD) Petak seluas 1,7 hektare dan pembangunannya dilaksanakan secara swakelola oleh TPK Pembangunan Mojo Kembangsore Park yang dibentuk Pemerintah Desa Petak sejak 2017. Dalam pembangunannya, TKP melibatkan konsultan perencanaan.

“Pembangunannya menggunakan anggaran Rp5 milyar dari BK Desa tahun 2018. Pekerjaan pertama fisik 2017 dan dilanjutkan 2018 gapura, pagar dan bagian dalam 2018. Penyerahan tahun 2019 akhir, semua sesuai dengan spek. Dalam pengerjaannya tidak berani mengurangi spek sedikitpun, saja juga heran bangunan lain hujan besar tidak roboh, tidak ada masalah,” katanya.

Bowo menjelaskan, setelah mendapatkan informasi roboh langsung ia menghubungi para pekerja yang sebelumnya bekerja membangun gapura tersebut. Mereka diminta membersihkan dan melakukan pembenahan dan diharapkan dalam waktu dua sampai tiga minggu selesai dibangun kembali.

“Yang rusak 3 meter di bagian atas, kerusakan hanya miring sehingga diratakan dulu. Tiap tahun anggaran diserahkan tapi pemanfaatan yang tunggu selesai, ini belum ada rolling dor sehingga belum diserahkan. Penyerahan rencana bulan 4. Desain dan konsultan dari Surabaya,” jelasnya.[tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar