Peristiwa

Diterjang Banjir, Ruas Jalan Raya Cerme Gresik Rusak Parah

Gresik (beritajatim.com) – Ruas Jalan Raya Cerme Gresik yang menghubungkan Legundi Driyorejo serta Bunder Kebomas, mengalami kerusakan yang sangat parah pasca terendam banjir akibat meluapnya Kali Lamong.

Kondisi jalan yang berlubang tertutup gena genangan air, dan minimnya penerangan di malam hari menyebabkan rawan terjadi kecelakaan utamanya bagi pengendara roda dua.

Dari pantauan pantauan di lapangan. Kerusakan Jalan Raya Cerme yang paling parah terletak di Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme. Di lokasi tersebut kerusakan jalan hampir 500 meter. Sehingga, kendaraan yang melintas bergantian agar tidak terperosok jalan berlubang yang tertutup genangan air banjir.

Salah satu pengendara roda dua Hadi (42) warga asal Desa Cerme, Kecamatan Cerme menuturkan, tingginya volume kendaraan yang melintas di Jalan Raya Cerme bisa mengakibatkan kerusakan jalan semakin parah.

“Kalau tidak segera ditangani dikuatirkan pengendara motor seperti saya bisa terperosok hingga terjungkal karena jalan yang berlubang tertutup genangan air lingkarannya sangat besar,” tuturnya, Senin (4/01/2021).

Hal senada juga dikemukakan oleh Toni (32) warga asal Desa Tambak Beras, Kecamatan Cerme. Menurutnya, imbas jebolnya tanggul di salah satu desa akibat meluapnya Kali Lamong membuat air menggenangi Jalan Raya Cerme.

“Banjir yang menggenangi Jalan Raya Cerme akibat tanggul jebol. Imbasnya, air meluap lalu menggenangi jalan. Jika tidak segera ditangani kerusakannya bisa parah,” ungkapnya.

Seperti diketahui, ruas Jalan Raya Cerme Gresik yang masuk kategori jalan provinsi merupakan akses utama. Sebab, jalan tersebut merupakan perlintasan kendaraan berat serta truk yang mengangkut barang. Menuju ke kawasan industri di wilayah Driyorejo serta Wringinanom Gresik. [dny/kun]



Apa Reaksi Anda?

Komentar