Peristiwa

Diterjang Banjir, Kerugian Sekolah Ini Tembus Rp 2,5 Miliar

Ponorogo (beritajatim.com) – Infrastruktur maupun alat peraga dan mesin yang rusak karena diterjang banjir, harus segera diperbaiki. Supaya tidak mengganggu kegiatan belajar mengajar (KBM) di sekolah.

“Bukan hanya sekolah di Ponorogo. Tapi juga sekolah di luar daerah yang terdampak banjir,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI Muhadjir Effendi usai meninjau SMKN 2 Ponorogo yang pada pekan sebelumnya diterjang banjir akibat meluapnya Sunga Sekayu, Selasa (12/3/2019).

Terkait pendanaan, pihaknya memastikan perbaikan saluran irigasi, sejumlah alat peraga dan mesin dialokasikan dari Dana Alokasi Khusus (DAK). Pemerintah Pusat nanti juga akan suport dananya. Dalam kesempatan itu Mendikbud juga menerima usulan perbaikan dan pemulihan. Atau dana dari provinsi ditarik untuk perbaikan dan pemulihan.

“Intinya penanganan harus cepat supaya tidak mengganggu KBM. Apalagi ini juga menghadapi ujian,” pungkasnya.

Kepala SMKN 2 Ponorogo, Sujono mengungkapkan, kerugian terbesar pada alat peraga dan mesin. Mulai peralatan alat tata boga, busana, hingga kecantikan. “Karena berada di lantai satu. jadi alat-alat tersebut terkena air dan rusak,” katanya.

Akibat kerusakan itu, sementara ini siswa memakai alat lama yang masih manual. Karena peralatan yang terendam banjir sudah tidak bisa digunakan. Untuk SMKN 2 Ponorogo kerugian ditaksir mencapai Rp 2,5 miliar,” ungkapnya. [end/suf]





Apa Reaksi Anda?

Komentar