Peristiwa

Hadapi Kekeringan di Pamekasan

Distribusi Air Bersih Dilakukan Hingga 2 Bulan ke Depan

Pamekasan (beritajatim.com) – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan, Akmalul Firdaus menyatakan pendistribusian air bersih ke wilayah terdampak kekeringan akan dilakukan setiap hari hingga dua bulan ke depan.

Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menggandeng Perusahaan Air Minum Daerah (PDAM) Pamekasan, guna mengantisipasi sekaligus mencegah meluasnya peristiwa kekeringan di daerah berslogan Bumi Gerbang Salam. Khususnya memasuki musim kemarau tahun ini.

“Pendistribusian air bersih ke sejumlah wilayah terdampak kekeringan di Pamekasan, sudah kami lakukan dalam beberapa pekan terakhir. Rencananya hal ini akan kita lakukan setiap hari hingga dua bulan kedepan,” kata Kepala BPBD Pamekasan, Akmalul Firdaus, Selasa (6/8/2019).

Diakuinya, saat ini wilayah terdampak kekeringan di Pamekasan tersebar di sebanyak 325 dusun di 80 desa yang tersebar di 11 kecamatan berbeda di Pamekasan. Tercatat hanya dua kecamatan berbeda yang dipastikan bebas dari kekeringan akibat kemarau 2019.

“Dari 13 kecamatan berbeda di Pamekasan, hanya dua kecamatan yang aman dari kekeringan, yakni kecamatan Pakong dan kecamatan Pamekasan. Sedangkan 11 kecamatan lainnya terdampak, terparah di kecamatan Batumarmar,” ungkapnya.

Guna mengatasi persoalan tersebut, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pamekasan mulai mendistribusikan air bersih ke sejumlah dusun terdampak yang dilepas secara simbolis oleh Sekda Pamekasan, Totok Hartono di halaman Pemkab Pamekasan, Jl Kabupaten 107, Senin (5/8/2019) kemarin.

Pelepasan secara simbolis tersebut, ditandai dengan pelepasan sebanyak 9 mobil tangki air bersih bersama Kepala BPBD Pamekasan, Akmalul Firdaus dan Direktur PDAM Pamekasan, Agous Bachtiar, disaksikan sejumlah Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab setempat. [pin/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar