Peristiwa

Dispenser BBM Korslet, POM Mini di Paciran Lamongan Terbakar Sebabkan 1 Korban Luka

SPBU mini di Lamongan terbakar akibat korsleting pada dispenser BBM (Foto: A Thoriq Hidayatullah/beritajatim.com)

Lamongan (beritajatim.com) – Kebakaran yang melanda POM Mini yang berada di Dusun Kranji, Kecamatan Paciran, Kabupaten Lamongan, pada Kamis (24/11/2022) dini hari, diduga disebabkan dispenser BBM korslet. Insiden ini menyebabkan satu korban luka.

Menurut Kasi Kedaruratan, Pemadam Kebakaran (PMK) Lamongan, Sukardi, kebakaran tak hanya menimpa POM Mini namun juga merembet ke dua ruko sebelahnya.

POM Mini yang terbakar diketahui milik Khoirul Ahmadi (35), warga Desa Tunggul, Kecamatan Paciran. Sedangkan dua ruko lainnya adalah konter milik Bahrul Ulum (31), asal Desa Gedangan, Kecamatan Maduran dan ruko roti Lily Bakery.

“Kebakaran terjadi sekitar pukul 00.05 WIB. Kebakaran merembet ke dua ruko lain lantaran jaraknya yang sangat dekat dan berdampingan,” ujar Sukardi, saat dikonfirmasi.

Sukardi mengaku, petugas Damkar menerima laporan kebakaran itu sekitar 5 menit kemudian. Akhirnya, para petugas Damkar Korwil Paciran meluncur ke Tempat Kejadian Perkara (TKP). Selain itu, sejumlah petugas dari Satpol PP Paciran juga turut membantu.

“Damkar Lamongan Korwil Paciran langsung langsung menuju lokasi dengan kekuatan delapan personel dan dua mobil Damkar nopol S 8142 JP dan S 8322 JP,” terangnya.

Setibanya di Lokasi, Sukardi menjelaskan, petugas langsung menyemprotkan air ke titik kebakaran. Api yang sempat membumbung tinggi pun berhasil dijinakkan oleh petugas. “Api berhasil dipadamkan secara total, sekira pukul 01.29 WIB,” katanya.

Mengenai penyebab terjadinya kebakaran, tutur Sukardi, diduga karena adanya kosleting arus pendek pada mesin pompa pengisian POM Mini. “Terdapat plafon atau atap ruko, mesin POM Mini 2 unit, BBM jenis pertalite sekitar 500 liter, etalase dan barang konter yang hangus terbakar,” imbuhnya.

Nahasnya, tak hanya sejumlah benda yang ludes dilahap sijago merah, bahkan 1 (satu) karyawan POM Mini bernama Jagad (25), asal Desa Sendangagung Kecamatan Paciran harus dilarikan ke RSU dr. Suyudi Paciran akibat mengalami luka saat berada di lokasi.

“Tafsir kerugian mencapai sekitar Rp70 juta. Ada satu korban luka karena kesetrum. Saat ini masih dalam perawatan di RSU dr. Suyudi Paciran,” pungkasnya. [riq/beq]

Apa Reaksi Anda?

Komentar