Peristiwa

Dishub Ponorogo Razia Truk Over Tonase

Petugas Dishub menghentikan paksa truk yang melebihi muatan. (foto: Istimewa)

Ponorogo (beritajatim.com) – Kucuran dana Perubahan Anggaran Kerja (PAK) yang cair bulan ini langsung dimanfaatkan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Ponorogo. Dana senilai Rp. 24 juta itu digunakan selama tiga bulan kedepan untuk menindak truk muatan yang over tonase. Yakni dengan menurunkan paksa muatan yang berlebih itu.

”Ini inisiatif kami, supaya sopir yang nakal bisa jera. Mungkin di Indonesia yang melakukan penurunan paksa muatan berlebih ini hanya ada di Ponorogo,” kata Kepala Dishub Djunaedi, Kamis (10/10/2019).

Djunaedi menyebut jika pihaknya melakukan razia tonase itu waktunya fleksibel, tidak tentu bisa pagi, siang maupun sore. Dalam dua pekan ini pihaknya sudah melakukan tiga kali razia. Pertama di kecamatan Sampung menindak empat truk, selanjutnya masih di daerah tersebut juga menurunkan kelebihan muatan lima truk. Dan hari ini melakukan razia di Kecamatan Jenangan, Dishub bisa menjaring 11 truk.

”Ini buat shock theraphy bagi sopir nakal. Dengan harapan tahun 2020 nanti mereka tidak akan mengulangi perbuatannya lagi,” katanya.

Mereka yang terjaring razia ini, kata Djunaedi biasanya dimodifikasi ditambah dimensi. Normal mengangkut pasir sungai muatanya sekitar lima meter kubik. Namun jika ditambah bisa muat tujuh meter kubik pasir.

”Sanksinya ya kita turunkan muatan yang over. Jadi jika ada truk yang kena razia lagi ya diturunkan lagi muatannya,” pungkasnya. [end/but]

Apa Reaksi Anda?

Komentar