Peristiwa

Disebut Penuh, Risma Ungkap Ketersediaan Ratusan Bed di Rumah Sakit Surabaya

Walikota Surabaya Tri Rismaharini berkantor di Posko Covid-19 Halaman Balai Kota Surabaya

Surabaya (beritajatim.com) – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini menyangkal jika saat ini Rumah Sakit di Kota Pahlawan sudah penuh dan kewalahan dalam rangka menangani pandemi Covid-19. Menurutnya, ketersediaan bed masih ada.

“Ah nggak itu (penuh). Kita nyiapin itu di Husada Utama 200 bed. Lalu mereka menambahkan lagi. Jadi disitu sekitar 260 bisa. Lalu di Siloam itu, sekitar 40 bisa. Di RS BDH itu sekitar 183 bisa juga,” ujar Risma ditemui di DPRD Surabaya, Kamis (28/5/2020).

Meski demikian, Risma mengaku berharap jika sisa bed yang ada itu tidak akan pernah terpakai sama sekali. “Bukan senang ya tersisa itu. Mudah-mudahan nggak dipakai,” pungkasnya.

Foto ilustrasi.

Sebelumnya, beberapa waktu yang lalu, Wakil Ketua Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Ikatan Dokter Indonesia Surabaya, Arief Bakhtiar, mengatakan sejumlah rumah sakit di Surabaya, Jawa Timur tak bisa menampung lonjakan pasien Covid-19. Ia juga mengakui tenaga medis mulai kewalahan dengan banyaknya pasien.Para tenaga medis merasakan beban kerja meningkat.

Meski begitu, Arief mengatakan mereka tetap saja bekerja merawat pasien. Peningkatan kasus menurutnya mulai terasa sejak menjelang lebaran. Ia mengatakan kondisi tersebut juga terjadi di rumah sakit tempatnya bertugas, yakni di RS Dr. Soetomo dan RS Royal Surabaya.(ifw/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar