Peristiwa

Diperkirakan Mayat Membusuk di Hutan Butak Mojokerto Meninggal Lebih dari 3 Hari

Petugas mengevakuasi mayat untuk dibawa ke ruang jenazah RSUD RA Basoeni Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]

Mojokerto (beritajatim.com) – Melihat kondisi mayat yang ditemukan membusuk di Hutan Butak Desa Mojodowo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto, diperkirakan meninggal lebih dari tiga hari. Untuk keperluan penyelidikan, jenazah korban dievakuasi ke ruang jenazah RSUD RA Basoeni Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto.

Kapolsek Kemlagi, AKP Supriyadi membenarkan, pihaknya mendapatkan informasi dari Kapolsek Ngusikan, Polres Jombang jika telah ditemukan mayat laki-laki tanpa busana di Hutan Butak Desa Mojodowo, Kecamatan Kemlagi, Kabupaten Mojokerto. “Kapolsek Ngusikan menghubungi saya,” ungkapnya, Senin (19/10/2020).

Setelah dipastikan lokasi penemuan mayat berada di wilayah hukum Polsek Kemlagi, pihaknya langsung bergerak ke lokasi penemuan mayat. Tidak ditemukan identitas di sekitar lokasi, selain kemeja warna biru, celana dalam warna biru muda dan dua botol air mineral. Mayat ditemukan berada di kubangan.

Petugas mengevakuasi mayat untuk dibawa ke ruang jenazah RSUD RA Basoeni Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. [Foto: misti/bj.com]
“Mayat dalam kondisi terlentang di kubangan, selokan. Melihat kondisi seperti itu diperkirakan lebih dari tiga hari (meninggalnya, red). Sekitar TKP ditemukan baju warna biru, celana dalam dan dua botol air mineral. Kalau melihat jenggot, diperkirakan usianya di atas 50 tahun,” katanya.

Pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian korban karena dari kondisi badan, tidak bisa dilihat ada bekas luka. Ini lantaran mayat yang sudah mulai membusuk. Sehingga untuk penyelidikan lebih lanjut, usai dilakukan identifikasi, jenazah korban dievakuasi ke ruang jenazah RSUD RA Basoeni Kecamatan Gedeg, Kabupaten Mojokerto. [tin/kun]





Apa Reaksi Anda?

Komentar