Peristiwa

Dinsos Ponorogo Fokus Pulihkan Kesehatan Bayi Dibuang di Masjid

Bayi tak berdosa itu langsung mendapatkan pertolongan medis, usai ditemukan di dalam masjid di Kecamatan Jetis, Jumat kemarin. (Foto/Endra Dwiono)

Ponorogo (beritajatim.com) – Bayi laki-laki yang ditemukan di dalam Masjid An-Nur Desa Kutukulon Kecamatan Jetis Ponorogo pada Jumat (19/2/2021), saat ini berada di RSUD dr. Harjono Ponorogo. Pasca ditemukan, bayi itu langsung mendapatkan perawatan di Puskesmas Jetis.

“Saat ini bayi berada di RSUD dr. Harjono, kami ingin memastikan bahwa si bayi dalam kondisi sehat, semoga dalam perkembangannya bagus,” kata Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos P3A) Ponorogo, Supriyadi, Sabtu (20/2/2022).

Supriyadi menceritakan bahwa kemarin sore pihaknya mendapatkan informasi laporan dari Polsek Jetis bahwa telah ditemukan bayi laki-laki di salah satu Masjid di Kecamatan Jetis. Kemudian setelah diserahterimakan dari Polsek Jetis, Dinsos membawa bayi tersebut ke RSUD dr. Harjono.

Dengan pertimbangan, sarana dan prasarana di sana lebih lengkap jika dibandingkan berada di puskesmas. “Fokus kita saat ini memastikan bayi tersebut dalam kondisi baik, sehat dan perkembangannya sempurna,” katanya.

Nsib bayi laki-laki yang dibuang itu membuat iba beberapa warga di bumi reyog. Mereka bahkan menawarkan diri untuk mengadopsi dan mengasuh bayi yang diperkirakan lahir 5-6 hari yang lalu itu. Menanggapi hal tersebut, Dinsos P3A Ponorogo, kata Supriyadi belum akan menarget waktu soal adopsi bayi itu.

Menurutnya, pihaknya masih akan melakukan assesment fisik dan kejiwaan bayi. Selain itu, pihaknya juga masih menunggu pihak kepolisian untuk penyelidikan guna mengungkap pelaku pembuangan bayi yang terjadi kemarin itu.

“Soal adopsi masih butuh waktu untuk penelitian lanjutan. Sampai kapan akan di Dinsos, ya sampai diserahkan ke ibunya atau yang akan mengadopsi bayi tersebut,” katanya.

Untuk saat ini, bayi laki-laki itu statusnya anak negara. Sehingga sudah menjadi kewajiban Dinsos P3A Ponorogo untuk merawatnya. Dan sampai kapan berada di rumah sakit, Supriyadi juga belum ada target waktunya.

Tentu, pihaknya akan melihat perkembangan yang terjadi nantinya. “Anak tersebut juga belum kami beri nama. Pemberian nama nantinya pun juga bersifat sementara,” pungkasnya. [end/suf]



Apa Reaksi Anda?

Komentar