Peristiwa

Dinding Rusunawa II Retak, 2 Rumah Warga Rusak Berat Akibat Gempa di Malang

Bangunan rusak akibat gempa di Kota Malang. (BPBD Kota Malang)

Malang(beritajatim.com) – Akibat gempa bumi dengan kekuatan 6,1 Skala Richer (SR) dengan episentrum gempa berada di 90 kilometer Barat Daya Kabupaten Malang membuat 3 bangunan di Kota Malang rusak. Gempa ini termasuk gempa dangkal karena berada di kedalaman 25 kilometer.

Laporan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang. 3 bangunan rusak itu adalah, kategori rusak ringan di Rumah Susun Warga II di jalan Mayjend Sungkono Kota Malang dinding di bangunan itu retak-retak.

Kemudian kategori rusak berat berada di Jalan Raya Bandulan, Kota Malang. Dilaporkan, dinding tembok depan rumah rusak parah. Beruntung, tidak ada korban jiwa baik luka atas gempa ini. Satu rumah lagi Jalan Bandulan Baru, kerusakan pada sebagian dinding atas penyangga atap rumah. Sebelumnya, dinding penyangga atap rumah dalam kondisi pembangunan bertahap.

“Di Kota Malang nihil korban jiwa maupun luka. Saat ini kami masih melakukan asesmen dan pembersihan material bangunan,” kata Petugas Analis BPBD Kota Malang, Cornelia Selvyana Ayoe, Sabtu, (10/4/2021).

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang, Sadono Irawan mengatakan gempa yang terjadi di wilayahnya tergolong gempa dangkal. Akibatnya, gempa dirasakan kuat dan membuat masyarakat panik.

“Ini termasuk gempa dangkal karena 25 kilometer. Magnitudonya dibawah 7 SR itu tidak berpotensi tsunami. Gempa ini karena gempa dangkal 25 kilometer energinya cukup kuat sehingga menyebar cukup jauh dan membuat masyarakat panik,” tandas Sadono. (luc/kun)



Apa Reaksi Anda?

Komentar