Peristiwa

Dilaporkan Keracunan Obat, Balita di Surabaya Ditemukan Banyak Luka Lebam

foto/ilustrasi

Surabaya (beritajatim.com) – Dengan kondisi lebam layaknya orang keracunan, JA (4) warga surabaya diantarkan orangtuannya ke RSU dr Soetomo, Surabaya, Jumat (29/11/2019).

JA, seorang bocah perempuan ini dibawa orang tuanya ke RSU dr Soetomo karena mengaku keracunan obat. Namun saat dirawat, ditemukan banyak luka lebam pada wajah dan alat vital JA.

Kanit Reskrim Polsek Gubeng Surabaya AKP Oloan Manulang mengatakan, kejadian ini berawal dari tim piket Polsek Gubeng di RSU dr Soetomo yang mendapat laporan adanya anak dengan luka lebam di tubuhnya.

“Petugas piket dari polsek yang berjaga di Dokter Sutomo dilapori pihak dokter. Dokter memberi tahu kalau anak ini diduga dianiaya karena ada luka-luka lebam di mukanya,” kata Oloan saat dikonfirmasi beritajatim.com di telepon pribadinya, Sabtu (30/11/2019).

Padahal, menurut laporan hasil pemeriksaan dokter piket menyebut orang tua JA membawa JA ke rumah sakit karena keracunan obat. Oleh sebab itu pihak keluarga mengantarkan anaknya ke rumah sakit untuk ditindak medis. Namun, saat diperiksa dokter, Oloan menyebut tidak ada racun di dalam tubuh JA.

“Tapi diperiksa oleh dokter tidak ada racun itu luka lebam semua dan akibat indikasinya dianiaya,” lanjutnya.

Hingga kini, Oloan menyebut JA masih mendapatkan perawatan medis. Sedangkan pihaknya masih melakukan penyelidikan lanjutan terkait penyebab lebam di tubuh JA. Lebih lanjut kanit Reskrim menjelaskan, pihaknya menyerahkan semua kasus ini ke Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polrestabes.

“Orangtua belum kami periksa karena saat ini kasus kami limpahkan ke Unit PPA,” tandasnya.(man/ted)





Apa Reaksi Anda?

Komentar