Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Diguyur Hujan Disertai Angin, Peserta Lomba Tingkat III Pramuka Penggalang Ngawi Kocar-Kacir

Kondisi panggung acara pembukaan Lomba Tingkat III Pramuka Penggalang Ngawi usai diguyur hujan deras disertai angin kencang, Jumat (20/5/2022) pukul 16.00 WIB.

#Ngawi (beritajatim.com) – Hujan deras disertai angin kencang mengguyur saat upacara pembukaan di Bumi Perkemahan Desa Dero, Bringin Ngawi, peserta Lomba Tingkat III (LT III) Pramuka Penggalang Ngawi kocar kacir mencari tempat aman.

Lantaran, hembusan angin membuat tenda-tenda peserta berikut tenda tamu undangan upacara pembukaan acara ambruk dan sebagian terbang dibawa angin pada Jumat (20/5/2022) pukul 16.00 WIB.

Wakil Ketua Orgakum Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Ngawi Istijono mengungkapkan kejadian itu berlangsung usai Wakil Bupati Ngawi Dwi Rianto Jatmiko selesai memberikan sambutan dan melakukan penyematan pada peserta.

Usai Wabup kembali ke panggung tamu undangan, hujan mulai mengguyur deras dan disertai angin kencang. Tenda tamu undangan dna tenda para peserta turut beterbangan. Situasi yang tidak kondusif membuat tamu undangan pun dievakuasi ke gedung Pemdes Dero.

‘’Sementara untuk adik-adik peserta semua kocar-kacir di luar jangkauan kami. Kami pun meminta masing-masing Pembina untuk mengamankan adik-adik peserta. Sebagian pun juga sudah menemukan tempat aman. Syukur tidak ada yang terluka,’’ kata IStijono, Jumat (20/5/2022)

Kini, sebagian peserta yang berjumlah ratusan siswa SMP dan Mts di Ngawi itu dievakuasi dan bakal menginap di homestay terdekat. Total ada lima orang yang sempat sakit karena mengalami kedinginan akibat kena hujan deras dan angin kencang. Mereka sudah mendapatkan penanganan dari puskesmas setempat.

‘’Sebagian besar akan kami arahkan untuk tidur di homestay bagi peserta yang tendanya rusak. Pun, kami juga sudah menjemput peserta yang sakit di puskesmas karena kedinginan. Mereka sudah mendapatkan penanganan medis,’’ katanya.

Lomba yang bakal dihelat hingga Minggu (22/5/2022) itu bakal dikoordinasikan lagi dengan lintas sektor. Lantaran, banyak peserta berikut cuaca yang mungkin saja kembali buruk hingga hari terakhir lomba. Istijono menyebut kalau mungkin akan ada penyesuaian kegiatan.

‘’ kami akan koordinasikan agar pelaksanaan lomba ini tetap aman bagi peserta terlebih mereka masih usia remaja. Rencananya lomba ini untuk menyaring perwakilan Ngawi untuk maju di LT IV Jawa Timur,’’ katanya. (fiq/ted)


Apa Reaksi Anda?

Komentar