Peristiwa

Diguyur Hujan 3 Jam Lebih, Surabaya Tergenangan Bajir di Sejumlah Wilayah

Warga Manyar Tegal, Mulyorejo yang tinggal dibantaran sungai membersihkan luapan air banjir yang masuk rumah, Kamis (manik priyo prabowo)

Surabaya (beritajatim.com) – Kota Surabaya diguyur hujan lebh dari 3 jam, Kamis (28/5/2020). Akibatnya, sejumlah wilayah terdapat genangan banjir. Di antaranya yakni di Jalan Arip Rahman Hakim, kawasan RS dr Soetomo depan kampus B dan C Unair, Suber Rejo Pakal, dan beberapa titik lainnya.

Menurut Husain, warga Manyar menyebutkan, luapan air banjir sudah lama tak terjadi. “Hanya saja karena hujan deras lama turun jadi sungai penuh dan meluap. Air masuk ke kawasan dapur,” jelasnya kepada beritajatim.com.

Sementara menurut Natali (30), warga Gubeng menjelaskan, besarnya air banjir juga membuat dirinya terjebak. Jalan kawasan kampus Unair pun tergenang air setinggi mata kaki orang dewasa dan bahkan mendekati lutut. Air ini tampak tak juga surut, justru air terus naik saat hujan sempat reda sekitar pukul 15.15 WIB tadi. “Awalnya dikit tapi lama kelamaan air justru naik. Motor saya pun mogok dan tak bisa jalan. Jadi harus saya dorong,” ucapnya.

Sementara itu, Walikota Surabaya, Tri Rismaharini turun untuk mengunjungi kawasan Sumber Rejo, Pakal. Hal tersebut dikarenakan wilayah tersebut terkena dampak luapan sungai atau Kali Lamong.

Risma yang mengenakan baju batik hijab hitam ini turun untuk melihat kondisi warga dan air. Sementara sejumlah wilayah di Kota Surabaya warganya juga berteriak meminta agar pompa air dinyalakan. Sebab debet air terus naik dan meluap ke jalanan bahkan ada beredar foto air banjir masuk ke kawasan mall.(man/kun)

Apa Reaksi Anda?

Komentar