Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Diduga Terpeleset, Warga Tarik Sidoarjo Ditemukan Meninggal di Sungai Brantas Mojokerto

Petugas INAFIS Satreskrim Polres Mojokerto bersama petugas kesehatan memeriksa korban. [Foto : ist]

Mojokerto (beritajatim.com) – Sugiatmono (63) warga Dusun Gempol Sewu RT 04 RW 02, Desa Kendal Sewu, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo ditemukan meninggal di pinggir Sungai Brantas. Diduga korban terpeleset saat memancing di pinggir Sungai Brantas tepatnya di Desa Kwatu, Kecamatan Mojoanyar, Kabupaten Mojokerto.

Kapolsek Mojoanyar, AKP Anwar Iskandar mengatakan, korban pertama kali ditemukan orang dua orang warga setempat telungkup di pinggir Sungai Brantas. “Ada dua warga yang melihat korban di pinggir Sungai Brantas dalam posisi telungkup,” ungkapnya, Rabu (19/1/2022).

Masih kata Kapolsek, didekat korban ditemukan seperangkat alat pencari ikan atau ancow. Keduanya langsung menghubungi warga lain untuk mengevakuasi korban yang mengenakan kaos lengan pendek warna hitam celana pendek warna hitam motif merah kuning tersebut.

“Selain ditemukan seperangkat alat pencari ikan atau ancow, di sekitar lokasi juga ditemukan sepeda motor milik korban. Dari pemeriksaan yang dilakukan petugas kesehatan, tidak ditemukan adanya tindak kekerasan ataupun benturan benda tumpul lainnya, namun hidung korban terdapat lumpur,” katanya.

Kapolsek menjelaskan, diduga korban terpeleset dan arus air Sungai Brantas deras. Karena kondisi korban yang sudah lanjut usia dan memiliki riwayat penyakit vertigo sehingga saat korban tenggelam tidak bisa berenang. Dari keterangan pihak keluarga, korban juga pernah mengalami kecelakaan.

“Pihak keluarga korban telah menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan bersedia membuat surat pernyataan tidak menuntut apapun. Sehingga setelah dievakuasi dan dilakukan pemeriksaan, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka di Dusun Gempol Sewu RT 04 RW 02, Desa Kendal Sewu, Kecamatan Tarik, Kabupaten Sidoarjo,” jelasnya. [tin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar