Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Diduga Takut, PNS Bojonegoro Ini Meninggal Saat Rafting di Probolinggo

Polisi saat melakukan olah TKP di lokasi.

Probolinggo (beritajatim.com) – Lilik Anisatul Mahya (48) seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) warga Desa Campurejo, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro harus meninggal saat rafting di salah satu arum jeram di Kabupaten Probolinggo, Sabtu (22/1/2022).

Kapolsek Gading, Iptu Sugeng Riyadi mengatakan bahwa meninggalnya seorang PNS yang diketahui berdinas di Dinkes Kabupaten Bojonegoro itu diduga karena ketakutan saat menyusuri jeram yang ada sungai.

Dipertengahan perjalanan menyusuri jeram, korban yang saat itu berada di perahu karet yang berisikan lima orang itu mengalami kejang-kejang hingga tak sadarkan diri.

Selanjutnya petugas dibantu teman-teman korban langsung membawa korban ke pinggir sungai dan selanjutnya dibawa ke RSUD Waluyo Jati Kraksaan.

Sebelum sampai di rumah sakit, nyawa korban tidak terselamatkan. Saat dilakukan pemeriksaan luar, di tubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

“Menurut keluarga korban mempunyai riwayat penyakit Asma,” kata Kapolsek.

Pihak keluarga enggan untuk dilakukan autopsi dan menganggap kejadian tersebut merupakan musibah. [tr/but]

 


Apa Reaksi Anda?

Komentar