Peristiwa

Diduga Sesak Nafas, Pasien Bayi Meninggal di Ruang Isolasi BLK Sampang

Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Sampang, Moh Djuwardi

Sampang (beritajatim.com) – Satu lagi, pasien di Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten Sampang atau tempat isolasi pasien penanganan Covid-19 meninggal dunia. Kali ini yang meninggal adalah bayi laki-laki asal Kecamatan Kadungdung.

Jubir Gugus Tugas (Gugas) Covid-19 Sampang, Moh Djuwardi menyampaikan, pihaknya belum bisa memastikan apakah balita tersebut meninggal karena adanya virus atau tidak. Sebab, hasil diagnosa dari tim medis RSUD dr Mohammad Zyn, balita meninggal karena sesak nafas.

Untuk memastikan, tim gugas Covid-19 melakukan tes cepat atau rapid tes kepada pasien hasilnya nonreaktif. “Gejalanya hanya sesak nafas. Meninggalnya kemungkinan karena itu,” terangnya, Senin (4/5/2020).

Djuwardi menjelaskan, sebelum dirawat di tempat isolasi, pasien sempat mendapat perawatan di RSUD Sampang, sekitar pukul 16.00 WIB, Minggu (3/5/2020). Kemudian pada pukul 02.00 WIB (dini hari) RSUD Sampang membawa ke rumah perawatan BLK, selang setengah jam kemudian pasien meninggal dunia. “Setelah meninggal, pasien dibawa lagi ke RSUD lagi,” tegasnya.

Kendati hasil rapid tes nonreaktif, tim gugas tugas Covid-19 Sampang tetap melakukan pemakaman sesuai dengan protokol kesehatan Covid-19. “Kita sudah berkoordinasi dengan keluarganya untuk dimakamkan secara protokol Covid-19,” tandasnya.[sar/kun]

Apa Reaksi Anda?

Komentar