Peristiwa

Diduga Serangan Jantung, Pengendara Motor di Mojokerto Jatuh dan Meninggal

Korban saat dievakuasi relawan menuju RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto.

Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang pengendara motor Supra nopol S 3847 NAD terjatuh di Jembatan Balong Cangkring (BC) Kelurahan Mentikan, Kecamatan Prajurit Kulon, Kota Mojokerto, Rabu (17/2/2021). Diduga mengalami serangan jantung, Burhanudin (45) meninggal di lokasi kejadian.

Korban warga Desa Karang Kedawang, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto membonceng istrinya melintas di lokasi kejadian sekitar pukul 12.00 WIB. Namun tiba-tiba, korban terjatuh dan pingsan dengan posisi terlentang, sementara mesin sepeda motor masih menyala.

Saksi mata, Jamilah (58) mengatakan, korban bersama istrinya mengendarai sepeda motor berjalan dari arah timur. “Mungkin dari pasar, tiba-tiba jatuh sendiri langsung tidak bangun. Mesin sepeda motor masih nyala. Istrinya tertimpa suaminya dan suaminya kejang-kejang,” ungkapnya.

Masih kata Jamilah, istri korban tidak bisa bangun dan menangis melihat korban tidak sadarkan diri. Ia kemudian mengangkat sepeda motor milik korban dan mematikan mesin kemudian menepikan kendaran tersebut.

Sementara itu, Kapolsek Prajurit Kulon, Kompol Muhammad Sulkan mengatakan, jika korban dari belanja di pasar hendak pulang tiba-tiba di lokasi kejadian badannya lemas. “Korban dari pasar hendak pulang ke Karang Kedawang, tiba-tiba badannya lemas dan jatuh sendiri,” katanya.

Diduga korban terjatuh karena serangan jantung. Korban kemudian dievakuasi ke ruang jenazah RSU Dr Wahidin Sudiro Husodo Kota Mojokerto menggunakan ambulance milik Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Mojokerto. [tin]



Apa Reaksi Anda?

Komentar