Iklan Banner Sukun
Peristiwa

Diduga Sakit Jantung, Pedagang Buah Asal Sidoarjo Meninggal

Korban saat dilakukan pemeriksaan oleh pihak kepolisian. [Foto : istimewa]

Mojokerto (beritajatim.com) – Seorang pedagang buah jatuh terjungkal saat memilih di salah satu kios pasar buah Desa Seduri, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Korban diketahui meninggal usai terjungkal saat memilih buah jeruk untuk dijual kembali.

Korban diketahui atas nama Soleh (69) asal Desa Katerungan, Kecamatan Krian, Kabupaten Sidoarjo. Korban mendatangi salah satu kios buah untuk memilih sebelum nantinya akan dijual kembali. Korban mendatangi salah satu kios buah sekira pukul 04.45 WIB.

Namun saat asyik memilih buah jeruk tersebut korban jatuh terjungkal. Penjual dan pengunjung pasar yang melihat korban terjungkal langsung mengangkat korban ke bayang (tempat duduk kursi panjang dari bambu, red). Namun saat di cek, korban sudah tidak bernyawa.

“Korban memilih buah jeruk dengan posisi duduk menghadap ke arah barat. Pada saat korban memilih buah tersebut, korban jatuh terjungkal ke depan (roboh) dan ditolong diangkat,” ungkap Kapolsek Mojosari, Kompol Heru Purwandi, Sabtu (18/9/2021).

Namun setelah diangkat ke bayang, korban sudah meninggal dunia. Korban kemudian dibawa ke ruang jenazah RSUD Prof Dr Soekandar, Kecamatan Mojosari, Kabupaten Mojokerto. Dari keterangan pihak keluarga, lanjut Kapolsek, korban memiliki riwayat penyakit jantung dan darah tinggi.

“Pihak keluarga menyampaikan jika korban memiliki riwayat penyakit jantung dan darah tinggi. Setelah menjalani pemeriksaan di RSUD, jenazah korban dibawa ke rumah duka di Krian, Sidoarjo untuk dimakamkan,” jelasnya. [tin/ted]


Apa Reaksi Anda?

Komentar