Peristiwa

Diduga Patah Hati, Siswi SMK di Gresik Gantung Diri

Gresik (beritajatim.com) – Diduga patah hati, UNF (17) siswi salah satu SMK swasta Gresik nekat bunuh diri. UNF bunuh diri dengan cara melilitkan sarung di lehernya yang diikat di kusen pintu di lantai dua.

Warga asal Jalan Akim Kayat I Gresik itu tewas terlilit saat menggantung di kusen pintu. Tewasnya siswi SMKN ini membuat tetangganya gempar. Pasalnya, sebelum kejadian tidak ada tanda-tanda mau melakukan bunuh diri.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, UNF tinggal serumah dengan ayahnya Supari (66) yang berprofesi sebagai penjual bakso. UNF dan ayahnya berkomunikasi terakhir tadi malam. Sedangkan ibunya sudah lama meninggal. Sehingga, korban dan ayahnya tinggal serumah di lantai dua.

Kapolsekta Gresik AKP Inggit P mengatakan, saat dilakukan identifikasi di tempat kejadian perkara (TKP), tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada korban.

“Saat kami datang ke TKP, korban ditemukan dalam posisi menggantung di kusen pintu dan bersamaan dengan itu Supari ayah korban sedang berjualan. Di sekitarnya juga ditemukan ponsel yang tergeletak di bawah,” katanya, Jumat (5/06/2020).

Inggit menambahkan, sewaktu mengevakuasi korban, petugas kesehatan dari Puskesmas Alun-Alun Kota Gresik juga mengenakan protol kesehatan Covid-19.

“Kasus ini masih dalam penyelidikan kami. Sejumlah barang bukti seperti kain sarung, ponsel dan kursi kecil untuk memanjat sudah diamankan,” imbuhnya.

Korban yang nekad melakukan bunuh diri itu, diduga juga ada permasalahan dengan pacarnya. Sebab, sebelum mengakhiri hidupnya, korban dengan pacarnya sempat bertemu di rumah Adapun kondisi kamar berantakan. [dny/but]





Apa Reaksi Anda?

Komentar