Peristiwa

Diduga Mabuk, Mobil Tabrak Motor di Perempatan Kertajaya Surabaya

Mobil Tabrak Motor di Perempatan Kertajaya, Senin (1/2/2021)

Surabaya (beritajatim.com) – Wijaya (45) terlihat sempoyongan usai keluar mobil putih silver.Mobil yang dikendarai Wijaya ini melintang di tengah jalan Kertajaya, Surabaya, Senin (1/2/2021) malam.  Usut punya usut ternyata Wijaya ini usai menabrak mobil, dua motor dan tembok pembatas jalan.

Menurut Prasetyo (45) warga Pacar Kembang menjelaskan, awalnya ia dari arah Rungkut menunggu lampu merah di perempatan Kertajaya menuju Kenjeran. Karena lampu sudah hijau ia pun melaju menuju ke Kertajaya. Namun ia kaget karena mobilnya tertabrak mobil lain dari belakang. Ia pun berhenti dan mobil Honda Fred tersebut tancap gas.

“Nah dia (penabrak.red) ini mau lari tapi gak lihat kalau dia melaju lawan arah di Jalan Kertajaya. Tak terima saya kejar, tapi dia nabrak dua motor dan menabrak pembatas jalan lalu oleng,” jelasnya kepada beritajatim.com di lokasi kejadian.

Usai menabrak pembatas jalan, mobil nopol B 2689 GL ini pun terhenti melintang di tengah jalan. Karena diduga masih mau melarikan diri pengendara yang ditabrak bersama warga pun emosi. Sampai akhirnya Wijaya ini pun hampir menjadi ‘bulan-bulanan’  massa. Beruntung ada warga yang melintas dan mengamankan penabrak ini.

Sementara menurut pengamantan beritajatim.com di lokasi kejadian, dua korban yang ditabrak tergeletak di atas aspal dan rumput. Dua korban yang mengalami luka cukup parah ini diketahui bernama Roni Prabowo asal Dharmahusada dan Rizal, warga Gersik.

“Korban ada dua yang berboncengan. Untuk mobil saya hanya rusak saja, dan istri selamat. Pengendara motor satunya selamat karena tertabrak saat mobil sudah melaju pelan,” papar Prasetyo.

Kecelakaan di Perempatan Kertajaya Surabaya, Senin (1/2/2021)

Sementara itu petugas medis dan kepolisian sudah berada di lokasi kejadian untuk mengamankan korban maupun mobil. Sedangkan penabrak akan dibawa ke kantor polisi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Kepada beritajatim.com, Wijaya yang terpatah-patah bicaranya ini mengaku akan bertanggungjawab. Sehingga ia meminta agar tak dihajar massa. Warga yang penasaran pun mencoba menanyai Wijaya dan ia mengaku kalau usai pesta miras karena rekannya ulang tahun.

“Iya minum dikit sama teman tapi saya tanggungjawab kok. Jangan dihajar,” ucapnya sembari sempoyongan diamankan warga.

Kanit Laka Lantas Polrestabes Surabaya, AKP Faqih saat dihubungi mengaku sedang memeriksa dan mengamankan korban. Petugas di lokasi sudah diperintahkan supaya mengamankan korban terlebih dahulu.

“Nanti kita periksa. Sementara kita amankan korban dulu. Untuk kronologi nanti saya kabari,” tandasnya.(man/ted)



Apa Reaksi Anda?

Komentar